By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Museum Gedong Kirtya Gelar Pameran Alat Musik Tradisional Bali
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Event > Museum Gedong Kirtya Gelar Pameran Alat Musik Tradisional Bali
Event

Museum Gedong Kirtya Gelar Pameran Alat Musik Tradisional Bali

Ridwan
Last updated: 17/12/2024 00:37
Ridwan
Share
3 Min Read
Pameran Alat Musik Tradisional Bali di Museum Soenda Ketjil, bekas Pelabuhan Buleleng Foto: infopublik.id
SHARE

Bali memiliki beragam warisan budaya, tak terkecuali alat musik tradisional. Secara umum, seni tabuh atau gamelan yang dimiliki masyarakat Bali tidak bisa dilepaskan dari adat tradisinya. Penguatan dan kecintaan terhadap seni tabuh patut untuk terus dijaga dan dilestarikan kepada generasi berikutnya.

Oleh karena itu, melalui tema “Ketahanan Budaya dalam Bingkai Alat Musik Tradisional Bali di Era Milenial” Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Pameran Alat Musik Tradisional Bali di Museum Soenda Ketjil, bekas Pelabuhan Buleleng, Senin, (21/10/2024). Acara ini juga berkolaborasi dengan UPTD Gedong Kirtya Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng yang bertugas di bidang seni budaya. 

Baca juga: Alunan Musik Rindik Bali Lebih dari Suara Alat Musik

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, dengan didampingi oleh Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Nyoman Widarma serta perwakilan OPD lingkup Pemkab Buleleng.

Wisandika menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk pengenalan kembali tradisi adat dan budaya, khususnya alat musik tradisional Bali. Tujuannya supaya dapat dikenali oleh masyarakat, generasi muda maupun siswa siswi yang ada di Kabupaten Buleleng. 

“Tahun lalu kita sudah melalukan pameran prasi, tahun ini alat musik tradisional. Mungkin tahun depan dengan tema yang berbeda sesuai dengan lontar yang kita miliki kemudian kita visualisasikan ke dalam bentuk pameran,” ucap Wisandika.

Pihaknya juga mengatakan, selain memperkenalkan kembali tradisi adat budaya, kegiatan ini juga sebagai upaya penguatan, pengembangan dan pelestarian kebudayaan Bali secara berkesinambungan. 

Wisandika berharap melalui pameran ini masyarakat selalu dapat mempopulerkan alat musik tradisional dalam berbagai kegiatan baik sakral maupun sebagai hiburan. 

“Kita tahu, napas kehidupan masyarakat Bali tidak akan lepas dari adat, tradisi, seni, budaya, agama dan kearifan lokalnya. Ini juga salah satu upaya untuk terus mengenalkan dan melestarikan warisan budaya,” tuturnya.

Baca juga: Desa Wisata Jatiluwih Bali Raih Prestasi Internasional

Sementara itu, Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya, Nyoman Widarma, menyampaikan bahwa pameran ini sebagai bentuk upaya menggali potensi yang ada di masyarakat serta dapat dimanfaatkan dalam kehidupan. 

“Kami perkenalkan jenis-jenis alat musik tradisional Bali melalui pameran diantaranya, pepatutan suling, pupuh gending legong, pupuh gending gong, serta alat musik tradisional Bali berbahan bambu, kayu, kerang dan perunggu,” paparnya.

Pameran Alat Musik Tradisional Bali ini digelar selama tujuh hari, yakni 21 hingga 27 Oktober 2024 dengan menampilkan beragam alat musik yang berbeda. (Anisa Kurniawati-Sumber: infopublik.id)

You Might Also Like

Riau Modest Fashion Parade Momentum Angkat Identitas Melayu

International Riau Fashion Week 2024 Promosikan Batik

Seni Budaya Tapal Kuda Meriahkan Madura Culture Festival 2024

Indonesian Music Awards 2024 Dorong Industri Musik Tanah Air

Festival Budaya Banua Sanggam 2024, Lestarikan Kearifan Lokal

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Ridwan
Content Editor
Previous Article Pantai Panjang Bengkulu, Destinasi Wisata Ikonik dan Historis
Next Article Si Pahit Lidah, Kisah Legendaris Pendekar dari Tanah Sumatera
1 Comment 1 Comment
  • Pingback: ArtSubs, Pameran Seni Terbesar se-Asia Digelar di Surabaya - emmanus.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?