Budaya

Artefak dan Struktur Kuno Candi Lesung Batu di Sumatera Selatan

Candi Lesung Batu adalah sebuah situs arkeologi yang terletak di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Situs ini merupakan peninggalan budaya dari masa klasik Hindu-Buddha di Indonesia, menunjukkan jejak peradaban yang pernah berkembang di wilayah ini. Kondisi Terkini Dilansir dari budaya-indonesia.org, Situs Candi Lesung Batu berada di tengah perkebunan karet yang masih […]

Oleh Achmad Aristyan

Artefak dan Struktur Kuno Candi Lesung Batu di Sumatera Selatan
Situs arkeologi Lesung Batu di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Foto: Google/Mubarak Andi Pampang
Diterbitkan

Candi Lesung Batu adalah sebuah situs arkeologi yang terletak di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Situs ini merupakan peninggalan budaya dari masa klasik Hindu-Buddha di Indonesia, menunjukkan jejak peradaban yang pernah berkembang di wilayah ini. 

Kondisi Terkini  

Dilansir dari budaya-indonesia.org, Situs Candi Lesung Batu berada di tengah perkebunan karet yang masih produktif milik masyarakat setempat. Hingga kini, kondisi candi masih berupa gundukan tanah dengan sebaran bata kuno di permukaannya. 

Meskipun bentuk aslinya belum sepenuhnya terlihat, artefak-artefak penting yang ditemukan di lokasi ini memberikan petunjuk tentang fungsi dan latar belakang sejarahnya.

Baca juga: Simbol Spiritual Warisan Majapahit Di Sembilan Teras Candi Cetho

Temuan Arkeologi  

Berbagai artefak telah ditemukan di kawasan Candi ini antara lain:  

  1. Yoni, yang mengindikasikan bahwa situs ini memiliki kaitan dengan agama Hindu.  
  2. Pecahan keramik asing, yang menunjukkan adanya interaksi dengan dunia luar.  
  3. Struktur bata, yang kondisinya saat ini sangat rapuh.  

Selain itu, penelitian mengungkap adanya struktur bata yang diduga berfungsi sebagai pagar pembatas di sekitar candi. Penemuan ini menunjukkan bahwa kompleks Candi kemungkinan memiliki tata ruang tertentu pada masa kejayaannya.

Salah satu artefak di Lesung Batu. Foto: Wikipedia/Collectie Wereldmuseum (v/h Tropenmuseum), part of the National Museum of World Cultures

Upaya Pelestarian  

Melansir dari Wikipedia, penelitian terhadap situs ini telah dilakukan berbagai lembaga, seperti Puslitarkenas (Pusat Penelitian Arkeologi Nasional), Balai Arkeologi Palembang, serta Suaka Peninggalan Purbakala Jambi. Berdasarkan hasil penelitian, Candi Lesung Batu dipastikan memiliki latar belakang keagamaan Hindu.

Demi menjaga dan melestarikan situs ini, pemerintah telah menunjuk seorang juru pelihara. Tugasnya meliputi pelestarian dan pengamanan situs agar tetap terjaga dari kerusakan atau gangguan. 

Candi Lesung Batu adalah salah satu bukti penting tentang keberadaan peradaban Hindu-Buddha di Sumatera Selatan. Meski belum sepenuhnya tergali, keberadaan artefak seperti yoni dan struktur bata menunjukkan nilai historis yang tinggi. 

Selain itu, situs ini mencerminkan interaksi budaya dan agama yang pernah berkembang pesat di masa lampau. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya19 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan