Budaya

Indramayu Tetapkan Enam Bangunan Sebagai Cagar Budaya 

Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat resmi menetapkan enam bangunan sebagai cagar budaya berdasarkan hasil sidang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Penetapan ini merupakan langkah maju dalam pelestarian sejarah dan budaya di Indramayu. Dilansir dari infopublik.id, Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan budaya. “Satu per satu […]

Oleh Anisa Kurniawati

Indramayu Tetapkan Enam Bangunan Sebagai Cagar Budaya 
Gedung PLN Indramayu (Gebeo – Gemeentelijke Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken), salah satu cagar budaya di Indramayu. Foto: GoogleMaps/Dhilan Pratama
Diterbitkan

Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat resmi menetapkan enam bangunan sebagai cagar budaya berdasarkan hasil sidang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Penetapan ini merupakan langkah maju dalam pelestarian sejarah dan budaya di Indramayu.

Dilansir dari infopublik.id, Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan budaya.

“Satu per satu bangunan cagar budaya di Indramayu telah ditetapkan dan dilindungi oleh Undang-Undang Cagar Budaya. Ini merupakan langkah maju dalam upaya pelestarian sejarah dan patut diapresiasi,” ujar Nina, melalui keterangan pers yang diterima pada Sabtu (1/2/2025).

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga dan melestarikan bangunan-bangunan bersejarah, serta menghindari tindakan vandalisme yang dapat merusak nilai sejarah dan budaya.

Ketua TACB Indramayu, Dedy S. Musashi, mengungkapkan bahwa dari lebih dari 300 tinggalan sejarah dan budaya yang telah didata, enam bangunan kini resmi menjadi cagar budaya tingkat kabupaten. Keenam bangunan tersebut adalah:

  1. Gedung Pendopo
  2. Masjid Bondan
  3. Menara Air (Waterleiding) Perumdam Tirta Darma Ayu
  4. Gedung Landraad
  5. Gedong Duwur atau eks Asisten Residen
  6. Gedung PLN Indramayu (Gebeo – Gemeentelijke Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken)

Dedy menjelaskan bahwa penetapan ini merupakan langkah awal, dan masih banyak tinggalan sejarah di Indramayu yang perlu dikaji lebih lanjut.

Beberapa bangunan cagar budaya seperti eks Landraad dan eks Lapas Indramayu telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan tanpa mengubah bentuk aslinya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu juga tengah melakukan kajian terhadap tinggalan sejarah lainnya agar masyarakat semakin memahami asal-usul daerahnya.

“Ini sangat penting bagi generasi muda agar mereka mengenal sejarah dan budaya daerah mereka sendiri. Potensi cagar budaya Indramayu harus terus digali,” tambahnya.

Tahun 2025, TACB Indramayu akan melakukan kajian di kawasan Pecinan di sepanjang Jalan Veteran.

Kawasan ini dinilai memiliki nilai sejarah tinggi dengan keberadaan gereja tertua di Jawa Barat, permukiman etnis Tionghoa, rumah ibadah, makam China, dan gedung perkantoran bersejarah.

Melalui berbagai upaya pelestarian ini, diharapkan cagar budaya Indramayu dapat terus bertahan dan menjadi bagian dari identitas daerah bagi generasi mendatang.

TopikBudaya
Budaya04 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati