Budaya

Jejak Bakpia, Kuliner Bercita Rasa Otentik Yogyakarta

Liburan ke Yogyakarta rasanya kurang lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas Bakpia. Camilan manis ini memiliki akar sejarah dari Tiongkok, di mana nama aslinya adalah tao luk pia, yang berarti kue pia berisi kacang. Namun, bakpia telah bertransformasi menjadi ikon kuliner Yogyakarta dengan cita rasa khas. Di psini produksi bakpia mulai berkembang tahun 1948, dengan […]

Oleh Anisa Kurniawati

Jejak Bakpia, Kuliner Bercita Rasa Otentik Yogyakarta
Bakpia sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta. Foto: Wikipedia/Midori
Diterbitkan

Liburan ke Yogyakarta rasanya kurang lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas Bakpia. Camilan manis ini memiliki akar sejarah dari Tiongkok, di mana nama aslinya adalah tao luk pia, yang berarti kue pia berisi kacang. 

Namun, bakpia telah bertransformasi menjadi ikon kuliner Yogyakarta dengan cita rasa khas. Di psini produksi bakpia mulai berkembang tahun 1948, dengan pusat produksinya berada di Desa Pathuk. 

Dari sinilah nama “Bakpia Pathuk” atau “Pathok” mulai dikenal luas ke Nusantara. Sejak era 1980-an, penjual bakpia tak lagi menawarkan dagangannya secara eceran, melainkan dalam kemasan box. 

Dilansir dari indonesiakaya.com, setiap produsen menandai produknya dengan nomor rumah mereka, menjadikannya ciri khas unik. Salah satu merek yang bertahan hingga kini adalah Bakpia 25, yang telah menjadi favorit para wisatawan.  

Proses Pembuatan

Bakpia 25, yang bermarkas di Jalan AIP II KS Tubun NG I/504, Desa Pathuk, Yogyakarta, melakukan produksi dengan teknik yang menarik. Mulai dari pengolahan adonan, pencetakan, hingga pengemasan, semuanya dilakukan dengan teliti. 

Salah satu hal yang paling istimewa adalah tahap pemanggangan, yang masih menggunakan kayu bakar. Teknik ini bertujuan mempertahankan aroma dan cita rasa khas yang menjadi ciri utamanya.  

Keunikan kuliner dengan rasanya yang autentik, hasil dari proses pembuatan tradisional yang tetap dipertahankan hingga sekarang. 

Lokasi Penjualan  

Bagi yang ingin mencicipi makanan tradisional ini, disarankan membeli langsung di pusat produksinya di Jalan KS Tubun. Selain itu, Bakpia 25 juga tersedia di berbagai toko, seperti Toko Ongko Joyo di dekat lokasi produksi, Kios Pasar Pathok, Toko Kembang Jaya, hingga di Bandara Jaya yang terletak di Jalan Laksda Adisutjipto.  

Oleh-Oleh Ikonik

Bakpia adalah salah satu kekayaan kuliner Nusantara yang membanggakan. Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut, dan kemasannya yang praktis membuatnya cocok dijadikan oleh-oleh. 

Kini, dengan berbagai varian rasa seperti kacang hijau, keju, cokelat, hingga durian, kuliner khas ini semakin memikat hati wisatawan. Berlibur ke Yogyakarta tentu tidak lengkap tanpa mencicipi atau membawa pulang kuliner ini. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya10 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati