Berita

Kementerian Pariwisata Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang Inklusif dan Responsif

Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar), Bayu Aji, menekankan pentingnya responsivitas dan adaptabilitas dalam memberikan pelayanan publik. Hal ini disampaikan dalam sambutan daringnya pada kegiatan “Peningkatan Kapasitas SDM Informasi dan Pelayanan Publik” yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (20/5). Menurut Bayu Aji, pelayanan publik yang dirasakan masyarakat merupakan wujud nyata reformasi birokrasi. “Pelayanan publik harus terus […]

Oleh Anisa Kurniawati

Kementerian Pariwisata
Sesmenpar Bayu Aji saat menyampaikan sambutannya secara daring dalam kegiatan “Peningkatan Kapasitas SDM Informasi dan Pelayanan Publik” di Hotel Milenium, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Foto: kemenpar.go.id
Diterbitkan

Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar), Bayu Aji, menekankan pentingnya responsivitas dan adaptabilitas dalam memberikan pelayanan publik. Hal ini disampaikan dalam sambutan daringnya pada kegiatan “Peningkatan Kapasitas SDM Informasi dan Pelayanan Publik” yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (20/5).

Menurut Bayu Aji, pelayanan publik yang dirasakan masyarakat merupakan wujud nyata reformasi birokrasi. “Pelayanan publik harus terus bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman. Pelayanan Publik Kementerian Pariwisata dituntut sigap dan cepat beradaptasi,” kata Sesmenpar Bayu Aji.

Kegiatan peningkatan kapasitas SDM yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Mei 2025, diikuti anggota Kelompok Kerja Pelayanan Publik (PPID) dari berbagai unit kerja, Politeknik Pariwisata, dan Badan Otorita. Bayu berharap kegiatan ini dapat memperkuat kompetensi para pelaksana layanan informasi publik agar lebih profesional dan inklusif.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata, Indri Wahyu Susanti, menambahkan bahwa peserta dibekali dengan pemutakhiran regulasi dan kebijakan terbaru oleh narasumber kompeten untuk mendukung peran strategis mereka dalam pelayanan publik.

“Pelayanan publik harus inklusif dan menjangkau kelompok rentan termasuk orang lanjut usia, anak-anak, penyandang disabilitas, wanita hamil, masyarakat miskin, dan korban bencana alam. Pelayanan publik inklusif yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata harus lebih dipraktikkan dalam pelayanan rutin,” ujar Indri.

Baca juga: Menpora Dito Dukung Kejuaraan Anggar Asia 2025: Dorong Prestasi dan Pariwisata Olahraga

Pada hari pertama, hadir sebagai narasumber Analis Utama Kementerian PANRB, Muhammad Imanuddin, serta Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat (KIP), Annie Londa. Imanuddin menyampaikan laporan terkini tentang penataan pelayanan publik, mencakup sembilan aspek utama seperti standar layanan, survei kepuasan, dan inovasi.

Sementara itu, Annie Londa menyoroti pentingnya keberadaan dan tata kelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap instansi. Ia menyebut nilai keterbukaan informasi Kementerian Pariwisata sangat tinggi dalam tiga tahun terakhir, dengan skor tertinggi 97,40 pada 2024.

Di hari kedua, praktisi dari Silang.id memberikan pelatihan terkait pelayanan publik inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya komunitas tuli. Selain itu, Telexindo, penyedia layanan contact center, membekali peserta dengan keterampilan komunikasi dan etika dalam pelayanan hotline yang akan segera diluncurkan.

Jefro Ritonga dari Telexindo menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, mendengarkan, serta pemahaman terhadap pelanggan. Ia juga menyoroti peran agen contact center dalam memberikan edukasi singkat dan solusi yang tepat, sembari menjaga kendali diri dan profesionalisme saat menghadapi kritik.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Pariwisata berharap sinergi dan kolaborasi antar anggota PPID semakin kuat, untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati