Pariwisata

Menjelajahi Tujuh Lorong Gua Putri Kencono Wonogiri

Gua Putri Kencono di Wonogiri, Jawa Tengah, merupakan destinasi wisata yang tidak hanya memikat dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki kisah legenda. Berada di kawasan Pegunungan Selatan, gua ini dikenal dengan cerita rakyat yang mengaitkannya dengan seorang putri dari kerajaan Mataram kuno, yang dikenal sebagai Putri Kencono. Dalam legenda yang berkembang di masyarakat setempat, Putri […]

Oleh Achmad Aristyan

Menjelajahi Tujuh Lorong Gua Putri Kencono Wonogiri
Pemandangan stalatktit di Goa Putri Kencono, Wonogiri. Foto: bob.kemenparekraf.go.id
Diterbitkan

Gua Putri Kencono di Wonogiri, Jawa Tengah, merupakan destinasi wisata yang tidak hanya memikat dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki kisah legenda. Berada di kawasan Pegunungan Selatan, gua ini dikenal dengan cerita rakyat yang mengaitkannya dengan seorang putri dari kerajaan Mataram kuno, yang dikenal sebagai Putri Kencono. 

Dalam legenda yang berkembang di masyarakat setempat, Putri Kencono dikisahkan melarikan diri ke gua ini untuk menghindari takdir yang tidak sesuai dengan pilihannya dan mencari kedamaian. Hingga kini, gua ini dihormati sebagai tempat bersemedi yang penuh dengan nuansa magis, dan sering menjadi lokasi ritual masyarakat setempat.

Melansir dari laman kemenparekraf.go.id, Gua Putri Kencono juga dikenal karena keindahan geologinya. Sebagai salah satu formasi karst di kawasan Pegunungan Selatan, gua ini menawarkan pemandangan stalaktit dan stalagmit menakjubkan yang terbentuk selama ribuan tahun. Keunikan formasi batuan ini menjadikan gua sebagai objek wisata geologi yang menarik. 

Baca juga: Mengintip Jejak Purbakala Di Gua Selomangleng Kediri

Baca juga: Gua Kiskendo, Destinasi Wisata Karst di Pegunungan Menoreh

Ruang Cerita

Panjang Gua Putri Kencono mencapai 120 meter dengan lebar 4 meter, dan terbagi menjadi tujuh lorong yang dapat dijelajahi. Setiap lorong memiliki keindahan dan cerita tersendiri. Setiap lorong dalam Gua Putri Kencono memiliki fungsi yang berbeda.

Di bagian depan gua, terdapat ruang yang disebut sebagai ruang tamu, tempat pertama yang akan ditemukan. Ada pula ruang kebudayaan, yang konon digunakan Putri Kencono pada zaman dahulu sebagai tempat melakukan berbagai aktivitas mistik.

Ruang perpustakaan juga dapat ditemukan di dalam gua, yang dulunya menjadi tempat sang putri untuk bersantai dan bercengkrama dengan keluarganya. Selain itu, ada ruang jumenengan, yang berfungsi sebagai tempat semedi. Ruang sarasehan, yang juga berada di dalam gua, digunakan untuk tempat rapat atau pertemuan.

Ruangan berikutnya, yaitu ruang panyuwungan, digunakan sebagai tempat ritual, yang semakin memperkaya nuansa mistis di dalam gua. Terakhir, ada ruang keluarga yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan berkumpul. Dengan semua ruang yang memiliki fungsi khusus ini, Gua Putri tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan banyak cerita.

Gua Alam

Selain itu, pemandangan alam di sekitar gua juga mempesona. Pepohonan rindang, udara sejuk, dan pemandangan pegunungan hijau menambah daya tarik tempat ini, menjadikannya destinasi bagi para pengunjung yang mencari ketenangan serta penggemar hiking dan trekking.

Akses ke gua yang terletak di Desa Jatisrono, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, meskipun sedikit menantang, perjalanan menuju lokasi ini akan terbayar dengan keindahan alam yang luar biasa. Jalur setapak menuju gua cukup terjal, sehingga disarankan untuk mengenakan alas kaki yang nyaman. 

Di sekitar gua, ada beberapa fasilitas sederhana seperti warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, serta tempat duduk untuk menikmati pemandangan. Keindahan alam yang memikat dan cerita legenda yang mengiringi, menjadikan Gua Putri Kencono sebagai destinasi wisata untuk melihat keajaiban alam dan budaya Wonogiri. 

TopikPariwisata
Pariwisata29 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan