Berita

Respon Gubernur Jateng Soal Usulan Daerah Istimewa Surakarta, Tegaskan Kewenangan Ada di Pusat

Usulan menjadikan Solo sebagai Daerah Istimewa Surakarta belakang ini marak menjadi pemberitaan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa wacana pemekaran wilayah tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat dan harus melalui kajian mendalam dari berbagai aspek. “Ada wacana itu saya tidak pernah tahu. Kalaupun tahu, kewenangannya ada di pusat,” kata Ahmad Luthfi, seusai Rapat Dengar […]

Oleh Anisa Kurniawati

Daerah Istimewa Surakarta
Gubernur Jateng, Ahmad Lutfhi tanggapi soal isu usulan Daerah Istimewa Surakarta seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Jakarta. Foto: jatengprov.go.id
Diterbitkan

Usulan menjadikan Solo sebagai Daerah Istimewa Surakarta belakang ini marak menjadi pemberitaan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa wacana pemekaran wilayah tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat dan harus melalui kajian mendalam dari berbagai aspek.

“Ada wacana itu saya tidak pernah tahu. Kalaupun tahu, kewenangannya ada di pusat,” kata Ahmad Luthfi, seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Jakarta, Rabu (30/4/2025) dilansir dari jatengprov.go.id.

Masukan menjadikan Solo sebagai Daerah Istimewa ini diungkap Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima yang menyikapi pernyataan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik yang menyebut ada masukan untuk 6 wilayah dijadikan daerah istimewa.

Aria menyebut memang ada masukan untuk Solo menjadi ‘Daerah Istimewa Surakarta’. Adapun usulan itu, salah satunya mempertimbangkan rekam jejak Kota Solo bagi RI.

“Jangan sampai pemberian daerah keistimewaan ini membuat rasa ketidakadilan daerah-daerah lain ya, seperti daerah saya, yang Solo minta pemekaran dari Jawa tengah dan diminta dibikin Daerah Istimewa Surakarta,” ujar Aria Bima dikutip dari news.detik.com.

“Karena secara historis mempunyai suatu kekhususan di dalam proses terhadap melakukan perlawanan zaman penjajahan dulu dan mempunyai kekhasan sebagai daerah yang mempunyai kekhususan dan kebudayaan,” sambungnya. Kendati demikian, Aria Bima melihat belum ada urgensi untuk memberikan status tersebut.

Baca juga: Fadli Zon di HUT ke-52 HKTI, Dukung Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Petani

Sementara itu menurut Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, jika benar ada rencana menjadikan Solo sebagai daerah istimewa, maka hal tersebut harus dikaji secara menyeluruh. Dalam hal ini mencakup aspek ideologi, politik, sosial, pertahanan, keamanan, dan lainnya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Khususnya, geliat ekonomi di wilayah aglomerasi sejumlah ekskeresidenan di Jateng.

“Yang perlu kita tegaskan, saat ini harus bisa tumbuhkan perekonomian baru. Itu yang penting,” sorotnya.

Luthfi menambahkan, pertumbuhan ekonomi bisa digarap di wilayah aglomerasi ekskeresidenan Semarang Raya, Solo Raya, Kedu Raya, Banyumas Raya, Pekalongan Raya, dan lainnya. Untuk menumbuhkan ekonomi di wilayah tersebut, butuh kebersamaan dari berbagai pihak.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati