Budaya

Sajian Khusus Arsik Ikan Mas Dalam Pesta Pernikahan Batak

Salah satu kuliner legendaris dari masyarakat suku Batak di Sumatera Utara dikenal dengan nama Arsik Ikan Mas. Tak hanya cita rasanya yang unik, arsik juga berkaitan erat dengan ritual adat kebatakan dan acara-acara keluarga. Dalam penyajian secara adat, ada tata cara khusus yang dilakukan masyarakat batak dalam menyajikan ikan mas arsik. Salah satu upacara adat […]

Oleh Anisa Kurniawati

Sajian Khusus Arsik Ikan Mas Dalam Pesta Pernikahan Batak
Arsik ikan mas, kuliner berbumbu rempah khas Masyarakat Sumatera Utara. Foto: Wikimedia Commons/Gunawan Kartapranata
Diterbitkan

Salah satu kuliner legendaris dari masyarakat suku Batak di Sumatera Utara dikenal dengan nama Arsik Ikan Mas. Tak hanya cita rasanya yang unik, arsik juga berkaitan erat dengan ritual adat kebatakan dan acara-acara keluarga.

Dalam penyajian secara adat, ada tata cara khusus yang dilakukan masyarakat batak dalam menyajikan ikan mas arsik. Salah satu upacara adat yang sering menyajikan arsik ikan mas adalah pada pesta pernikahan.

Hidangan ini ditata di atas nampan besar bersama sayuran dan nasi putih. Kemudian, sajian itu dipersembahkan khusus untuk pengantin. 

Simbol Doa

Di upacara adat pernikahan Batak, arsik ikan mas merupakan simbol doa dan berkat. Tahapan penyajiannya dilakukan dengan cara kedua mempelai, orangtuanya dan hula-hula bersama-sama memegang ujung nampan berisi arsik ikan mas lalu mereka memanjatkan doa syukur kepada Tuhan. 

Hal serupa juga dilakukan ketika orang Batak mengadakan acara-acara keluarga. Misalkan, ketika anak hendak berangkat merantau, orang tua Batak biasanya menyajikan ikan mas arsik untuk disantap anak-anaknya.

Kuliner ini merupakan sarana dan simbol bagi keluarga untuk memohon kepada Tuhan agar anak-anaknya kelak berhasil di perantauan.

Ikan Arsik Mas. Foto: Pinterest/Ritonga Dina

Ikan Tangkapan Nelayan

Bahan utama kuliner khas Batak ini adalah ikan mas berbumbu rempah. Bumbunya berupa asam cekala, bunga kecombrang, lokio (bawang Batak), kacang tanah, kemiri, kunyit, bawang putih dan bawang merah, cabai merah, jahe, asam gelugur, daun jeruk, daun salam, lengkuas, serai dan andaliman atau merica batak serta garam.

Cara membuatnya yaitu dengan mempersiapkan ikan mas segar yang sudah dibersihkan. Ikan hasil tangkapan nelayan lebih direkomendasikan jika dibanding ikan ternakan. Alasannya tekstur daging ikan mas jauh lebih lembut, tidak berbau tanah dan ukurannya lebih besar.

Selain itu arsik akan lebih gurih jika menggunakan ikan mas yang sedang bertelur. Karena resapan bumbu pada telur akan menciptakan cita rasa sedap dan gurih. Kandungan protein pada telur bercampur dengan bumbu arsik memberikan sensasi tersendiri pada lidah

Dimasak di Belanga

Ikan mas kemudian dilumuri dengan air perasan jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 1 jam agar meresap sekaligus mengurangi kadar air tawar dalam ikan. Di sisi lain, haluskan bumbu halus. Kemudian ambil bunga rias dan potong kecil-kecil serta memarkan. 

Setelah itu, selipkan bawang batak dan kacang panjang selipkan ke dalam perut ikan mas. Tata kulit batang bunga rias sebagai alas ikan di dalam belanga. Gunanya untuk mencegah ikan gosong saat diarsik. Belanga merupakan alat memasak berbentuk bundar yang terbuat dari tanah liat atau besi.

Letakkan ikan mas di tepat di atas batang bunga rias tadi. Kemudian taburi kacang panjang dan bawang Batak. Masukkan seluruh bumbu halus lalu tambahkan air hingga ikan mas terendam. Taburi potongan batang dan bunga rias. Kemudian rebus dengan api sedang. 

Apabila air dalam belanga tinggal sedikit, taburi dengan bawang Batak dan kacang panjang serta potongan cabai merah. Tunggu hingga air dalam belanga hampir kering yang tandanya sudah matang dan siap untuk disajikan.

TopikBudaya
Budaya22 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati