Pariwisata

Sensasi Air Terjun Tiga Tingkat Curug Citambur Cianjur

Curug Citambur, salah satu destinasi wisata terbaik yang dimiliki Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Air terjun ini berada 82 kilometer dari kota Cianjur, tepatnya di Karang Jaya, Kacamatan Pasir Kuda. Curug dapat dicapai sekira 3 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat dari kota Cianjur. Akses jalan menuju lokasi wiata ini terbilang menantang, namun masih mudah dijangkau. […]

Oleh Anisa Kurniawati

Sensasi Air Terjun Tiga Tingkat Curug Citambur Cianjur
Curug Citambur favorit wisatawan lokal dengan panorama eksotis dan unik dengan tinggi air terjun sekira 130 meter. Foto: instagram/@curugcitambur
Diterbitkan

Curug Citambur, salah satu destinasi wisata terbaik yang dimiliki Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Air terjun ini berada 82 kilometer dari kota Cianjur, tepatnya di Karang Jaya, Kacamatan Pasir Kuda.

Curug dapat dicapai sekira 3 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat dari kota Cianjur. Akses jalan menuju lokasi wiata ini terbilang menantang, namun masih mudah dijangkau.

Konon tempat ini bermula dari Prabu Tanjung Sanghyang Anginan sering membersihkan diri, mandi dan bertapa di curug tersebut setiap Hari Jumat. Namanya kini dijadikan nama Desa Pasir Angin yang bersebelahan dengan Curug Citambur. 

Asal-Usul Citambur

Dari cerita masyarakat setempat, dinamakan Citambur karena berasal dari kata tambur, yaitu alat musik tabuh yang sering dimainkan pengikut Sanghyang ketika mengiringinya datang ke curug.

Sedangkan dari versi lain, asal-usul nama Curug Citambur terkait dengan kawasan itu dulunya merupakan Kerajaan Tanjung Anginan, yang rajanya bergelar Prabu Tanjung Sanghyang Anginan.

Salah satu spot Istagramable yang ada di kawasan Curug Citambur, Cianjur. Foto: Google/Andri Awaludin

Setiap kali Sanghyang menuju pemandian ada ritual unik. Para pengikutnya akan memainkan alat musik tambur. Lantunannya sampai-sampai terdengar cukup jauh, sehingga warga mendengarnya.

Versi lainnya menyebutkan, bahwa air terjun ini dinamai Citambur karena air deras turun dari bibir lereng bukit mengeluarkan suara yang berderum mirip dengan suara alat musik tambur.

Baca juga: Gunung Ciremai, Wisata Alam Ke Atap Negeri Pasundan

Tersembunyi Di Balik Tebing

Curug ini menjadi tujuan para wisatawan lokal karena memiliki panorama eksotis dan unik dengan tinggi air terjun mencapai 130 meter. Pada waktu tertentu, Curug Citambur kerap berselimut kabut yang nyaris pekat, hingga menghadirkan fenomena luar biasa dan sensasi berbeda. 

Lokasi wisata di daerah berjulukan Kota Tauco ini,  tersembunyi di balik tebing Gunung Lemo, yang membentang dari kawasan Pasir Kuda hingga daerah Rancabali dengan suasana yang asri dan alami. 

Di bawah air terjun Citambur terdapat kolam-kolam yang muncul secara alami. Aliran air terjun ini memiliki tiga jalur, namun saat debit air tinggi, hanya dua jalur yang terlihat. Saat tertetu, pelangi kerap menampakan diri di kawasan ini.

Kehadiran Pelangi yang kerap menampakan diri di kawasan air terjun. Foto: Google/Putri Widya Afrianti

Baca juga: Air Terjun Sekar Langit dan Mitos Awet Muda

Pengelola Curug Citambur juga menyediakan beragam spot foto menarik. Dengan pemandangan eksotik, bisa dijadikan sebagai latar belakang foto yang cantik. Pengunjung dapat berendam atau mandi di dalam kolam airnya. 

Beberapa fasilitas yang tersedia yaitu seperti tempat parkir, toilet, mushola, warung makan, penitipan helm, tempat outbound, tempat penginapan, dan berbagai spot foto tersedia di sini.

Harga tiket masuk ke Curug Citambur Rp 10.000 per orang di liar tarif parkir. Nah, bagi yang masih bingung menentukan lokasi wisata alam yang menantang dan menawan, Curug Citambur bisa menjadi pilihan. (Dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata19 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati