Budaya

5 Kue Khas Tahun Baru Imlek, Simbol Pembawa Keberuntungan 

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Dalam perayaannya terdapat berbagai tradisi seperti tidak lepas dari keberadaan makanan atau kue khas imlek. Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, setiap makanan khas Imlek juga memiliki filosofi dan makna mendalam dalam budaya Tionghoa. Menariknya, makanan-makanan ini dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi yang menikmatinya. Kue Keranjang […]

Oleh Anisa Kurniawati

5 Kue Khas Tahun Baru Imlek, Simbol Pembawa Keberuntungan 
Kue keranjang yang menjadi sajian khas perayaan Imlek. Foto: freepik
Diterbitkan

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Dalam perayaannya terdapat berbagai tradisi seperti tidak lepas dari keberadaan makanan atau kue khas imlek. 

Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, setiap makanan khas Imlek juga memiliki filosofi dan makna mendalam dalam budaya Tionghoa. Menariknya, makanan-makanan ini dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi yang menikmatinya.

  • Kue Keranjang

Kue keranjang menjadi sajian wajib saat Imlek. Disebut juga sebagai nian gao, kue ini memiliki bentuk seperti keranjang berukuran kecil. Rasanya manis dan tekstur kenyal, kue ini dipercaya menghadirkan keberuntungan, kesehatan, kekayaan, 

Selain itu, kue ini juga menyimbolkan kebahagiaan hingga tahun mendatang. Susunan kue keranjang yang bertumpuk melambangkan peningkatan rezeki dan posisi yang lebih baik.

Membagikan kue keranjang saat Imlek melambangkan rezeki dan kemakmuran. Kue keranjang diharapkan membawa berkah dan kemakmuran untuk si pemberi maupun penerimanya. Juga sebagai simbol saling menolong.

Baca juga:Kue Keranjang Ny. Lauw, Ikon Tradisi Imlek Sejak Tahun 60an

  1. Kue Ku

Kue Ku  atau Kue Tok memiliki ciri khas bentuk seperti tempurung dan warna merah cerah. Camilan ini terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang hijau. Kue ini menyerupai cangkang kura-kura dan disajikan di atas daun pisang. 

Kue ini dicetak berukir simbol atau huruf keberuntungan yang melambangkan kemakmuran. 

  • Kue Mangkok

Terbuat dari tepung beras, kue mangkok atau fa gao berbentuk bunga yang sedang mekar.

Bentuknya ini melambangkan berkembangnya rezeki, sehingga disebut  “kue kemakmuran.” Semakin banyak kelopak bunganya, semakin banyak keberuntungan yang dipercaya akan datang.

  • Kue Bulan

Kue bulan atau moon cake memiliki bentuk bulat yang melambangkan keutuhan. Kue ini memiliki kulit tipis dan isian yang bervariasi, seperti kacang merah, kacang hijau, atau pasta kacang lotus. 

Selain disajikan saat Imlek, juga sering ada di Festival Musim Gugur atau Festival Kue Bulan.

Kue ini dipercaya mendatangkan rezeki, kemakmuran, serta kesehatan untuk satu tahun ke depan. Kemudian juga melambangkan kesatuan keluarga dan kebahagiaan

  • Manisan Segi Delapan

Manisan ini disajikan dalam wadah berbentuk segi delapan. Ada juga yang menyebutnya dengan “Tray of Togetherness” dikarenakan melambangkan persatuan dan kebersamaan. Tiap jenis manisan memiliki makna tersendiri. 

Misalkan manisan melon untuk kesehatan, semangka merah untuk kebahagiaan, jeruk kumquat untuk keberuntungan, serta manisan kelapa kering untuk kebersamaan.

Ada juga biji teratai untuk kesuburan, kelengkeng untuk banyak anak, dan kacang tanah untuk panjang umur. Berbagai sajian kue Imlek ini tentu menarik untuk Anda dicicipi!

TopikBudaya
Budaya27 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati