Pariwisata

5 Rekomendasi Desa Wisata Eksotis di Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tidak hanya dikenal dengan pesona alamnya yang luar biasa, tetapi juga dengan berbagai desa wisata yang menawarkan pengalaman unik bagi para pelancong. Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan dengan nuansa seni budaya, perkebunan, dan tradisi Sunda, Kabupaten Bandung menyediakan pilihan desa wisata yang menarik. Menjelajahi Desa Wisata Kabupaten Bandung Melansir […]

Oleh Achmad Aristyan

5 Rekomendasi Desa Wisata Eksotis di Kabupaten Bandung
Perkebunan Rancabali di Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Foto: Wikimedia Commons/Kerildoank
Diterbitkan

Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tidak hanya dikenal dengan pesona alamnya yang luar biasa, tetapi juga dengan berbagai desa wisata yang menawarkan pengalaman unik bagi para pelancong.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan dengan nuansa seni budaya, perkebunan, dan tradisi Sunda, Kabupaten Bandung menyediakan pilihan desa wisata yang menarik.  

Menjelajahi Desa Wisata Kabupaten Bandung

Melansir dari traverse.id, setidaknya terdapat 10 desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan, masing-masing dengan karakteristik khas yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Desa-desa ini meliputi Desa Alamendah, Gambung, Panundaan, Lebakmuncang, Lamajang, Kelurahan Jelekong, Ciburial, Cinunuk, Laksana, dan Rawabogo. 

Setiap desa menawarkan pesona yang berbeda, mulai dari aneka wisata budaya, perkebunan teh, pertanian stroberi, hingga pentas seni tradisional Sunda.  

Keindahan Alam dan Perkebunan Teh

Kabupaten Bandung dikenal dengan lanskapnya yang hijau dan sejuk, salah satunya berkat hamparan perkebunan teh yang luas. Perkebunan Teh Rancabali di Kecamatan Ciwidey, misalnya, menawarkan panorama indah khas pegunungan. 

Tidak hanya menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat melihat proses pengolahan teh di pabrik setempat. Desa Alamendah memiliki destinasi menarik seperti Kawah Putih, Pemandian Cimanggu, dan Bumi Perkemahan Ranca Upas. 

Kawah Putih, menjadi salah satu destinasi wisata eksotis di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung. Foto: Wikimedia Commons/  Iban.sakuragi

Wisatawan juga bisa menikmati hamparan kebun stroberi dan memetik langsung buahnya. Produk olahan stroberi seperti dodol, selai, hingga sambal stroberi menjadi daya tarik bagi pengunjung.  

Sementara itu, Desa Panundaan menawarkan wisata pertanian dan peternakan, termasuk kelinci dan ikan. Wisatawan juga dapat menginap di homestay yang telah disediakan warga setempat untuk menikmati pengalaman tinggal di pedesaan.  

Kopi Luwak dan Keunikan Hasil Pertanian

Bagi pecinta kopi, Desa Lebakmuncang adalah tempat yang tepat menemukan kopi nikmat. Desa ini terkenal sebagai penghasil kopi luwak, salah satu kopi termahal di dunia. 

Wisatawan dapat melihat langsung proses produksi kopi luwak dan membeli kopi langsung dari petani. Selain itu, desa ini juga memiliki trek wisata ke Kebun Salada dan Stroberi, yang semakin menambah daya tariknya.  

Di sisi lain, Desa Rawabogo terkenal dengan produksi terong belanda yang diolah menjadi berbagai produk, seperti dodol dan puding. Desa ini juga memiliki wisata spiritual di Gunung Padang Ciwidey, yang dikaitkan dengan sejarah Kerajaan Galuh dan situs megalitikum.

Seni, Budaya, dan Tradisi Sunda

Bagi wisatawan yang tertarik dengan seni dan budaya Sunda, Kelurahan Jelekong merupakan destinasi yang wajib dikunjungi. Daerah ini dikenal sebagai pusat seni pedalangan (wayang golek), seni lukis, serta makanan tradisional Sunda. 

Banyak dalang ternama berasal dari Jelekong, termasuk Asep Sunandar Sunarya. Sementara itu, Desa Ciburial menawarkan pengalaman wisata seni budaya dan peternakan lebah madu. 

Berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar), desa ini memiliki berbagai destinasi alam seperti Curug Omas, Curug Dago, serta Gua Jepang dan Gua Belanda.

Kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar) di Kabupaten Bandung. Foto: GoogleMaps Allan Zaen

Tidak ketinggalan, Desa Cinunuk di Kecamatan Cileunyi menjadi pusat seni tradisional Sunda dengan keberadaan Kampung Seni dan Wisata Manglayang. 

Wisatawan dapat menikmati berbagai pertunjukan seni seperti musik kentongan dan tari boboko.  

Petualangan dan Ritual Adat

Bagi yang menyukai aktivitas petualangan, Desa Lamajang di Pangalengan menawarkan arung jeram Sungai Cilaki, yang menjadi destinasi arung jeram terbaik setelah Sungai Citarik di Sukabumi. 

Selain itu, desa ini masih melestarikan ritual adat Kampung Cikondang, termasuk upacara memotong kambing sebagai wujud syukur saat musim hujan tiba.  

Sementara itu, Desa Gambung di Kecamatan Pasirjambu menawarkan wisata perkebunan dan pelatihan pertanian organik, di mana wisatawan bisa belajar langsung tentang budidaya tanaman dan kopi.  (Diolah dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata24 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan