By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Makna Nyadran Sambut Ramadan di Kampung Kasiran Wonosobo
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Tradisi > Makna Nyadran Sambut Ramadan di Kampung Kasiran Wonosobo
Tradisi

Makna Nyadran Sambut Ramadan di Kampung Kasiran Wonosobo

Achmad Aristyan
Last updated: 24/02/2025 08:46
Achmad Aristyan
Share
Kenduri dan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dalam acara Nyadran Kampung Kasiran. Foto: Aristyan
SHARE

Warga Kampung Kasiran, Kelurahan Mlipak, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menggelar tradisi Nyadran pada Minggu, 23 Februari 2025.

Acara yang berlangsung pada bulan Sya’ban atau Ruwah ini menjadi momen penting bagi masyarakat mendoakan para leluhur serta mempererat tali silaturahmi jelang bulan suci Ramadan.  

Rangkaian Kegiatan Nyadran

Nyadran diawali dengan ziarah dan doa bersama di makam leluhur, dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan area pemakaman. Setelah itu, masyarakat mengadakan kenduri dan makan bersama sebagai wujud kebersamaan. 

Acara ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat Kelurahan Mlipak, tokoh agama, dan pemuka adat.  

Pererat Silaturahmi Warga

Lurah Mlipak, Ahmad Sahidin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang berpartisipasi dalam acara ini.  

“Warga Kampung Kasiran selalu guyub rukun dan kompak dalam melaksanakan Nyadran. Kegiatan ini harus terus dilestarikan karena mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penyelenggaraan tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya.  

“Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi. Memasuki bulan suci Ramadan, mari kita jaga kesehatan dan iman agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” tambahnya.  

Ketua Panitia Nyadran, Taufik, mengapresiasi masyarakat yang telah berkontribusi.

“Terima kasih kepada panitia dan warga yang telah hadir, serta yang telah memberikan sedekah makanan dan minuman untuk acara ini. Semoga semua doa kita diijabah Allah SWT,” ungkapnya. 

Baca juga: Meriahnya Berebut Ikan Goreng saat Nyadran Maguwoharjo 

Menjadi Pengingat Akan Kematian

Pengajian dalam rangkaian acara Nyadran dipimpin Gus Rouf, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah sosial dan ibadah kepada Allah.  

“Di dunia kita harus berbuat baik kepada sesama, seperti gotong royong. Namun, jangan sampai melupakan ibadah wajib seperti salat,” pesannya. Ia juga mengingatkan bahwa Nyadran harus dijadikan pengingat akan kematian.  

“Setiap manusia pasti akan mengalaminya, maka kita harus membekali diri dengan amal baik sebelum ajal menjemput,” tuturnya.  

Pelestarian Tradisi

Tradisi Nyadran ini tidak hanya menjadi wujud penghormatan kepada para leluhur, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat Kampung Kasiran.

Acara yang berlangsung khidmat ini pun diharapkan dapat terus dilestarikan generasi mendatang sebagai bagian dari warisan budaya yang penuh makna.

You Might Also Like

Meriahnya Berebut Ikan Goreng saat Nyadran Maguwoharjo

Mencari Keberkahan Lahan Baru dalam Tradisi Laliq Ugal

Kesenian Tayub, Merayakan Tradisi dan Kebersamaan di Blora

Keunikan Toki Pintu, Tradisi Ketuk Pintu di Pernikahan Manado

Perayaan Syukur Petani Lombok Melalui Tradisi Malean Sampi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Achmad Aristyan
Content Writer
Previous Article 5 Rekomendasi Desa Wisata Eksotis di Kabupaten Bandung
Next Article Pentas Musik Bundengan dan Keroncong untuk Generasi Muda
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?