Setelah penantian panjang, rute penerbangan menuju destinaswi wisata Pulau Karimunjawa akhirnya akan segera dibuka.
Bila tidak ada kendala, wisatawan dapat menikmati perjalanan udara ke surga tersembunyi di kawasan utara wilayah Jepara, Jawa Tengah itu mulai April 2025 mendatang.
Menunggu Izin Resmi, Bandara Dewadaru Sudah Siap
Kepala Bandara Dewadaru, Capt Mochamad Kurniawan, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama maskapai terkait masih menunggu izin resmi dari Kementerian Perhubungan.
Bandara Dewadaru telah rampung dibangun sejak 2022 dan dalam kondisi siap digunakan.
“Bandara sudah siap, pesawat juga sudah tersedia. Kami tinggal menunggu izin rute. Jika semua berjalan lancar, penerbangan pertama bisa segera dijadwalkan pada April,” ujarnya, Selasa (18/2/2024) dilansir dari radarkudus.jawapos.com.
Tahap Awal: Rute dari Yogyakarta dan Semarang
Pada tahap awal operasional, penerbangan ke Karimunjawa akan dilayani dari dua kota, yaitu Yogyakarta melalui Bandara Adisutjipto dan Semarang melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani.
Maskapai yang akan mengoperasikan penerbangan ini menggunakan pesawat ATR Fly Jaya dengan kapasitas 72 penumpang.
Menurut Kurniawan, pemilihan Yogyakarta dan Semarang sebagai titik keberangkatan pertama bukan tanpa alasan. Kedua kota ini memiliki banyak travel agent yang menawarkan paket wisata ke Karimunjawa, serta menjadi pusat pergerakan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata.
“Banyak wisatawan dan pengusaha pariwisata yang memiliki kepentingan ke Karimunjawa. Ini tentu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan rute penerbangan awal,” jelasnya.
Baca juga: Karimunjawa, Wisata Alam dan Religi di Jepara
Peluang Ekspansi Rute ke Kota Besar Lainnya
Meski baru tersedia dua rute, Kurniawan optimistis bahwa seiring meningkatnya minat wisatawan, rute penerbangan ke Karimunjawa bisa diperluas ke kota-kota besar lainnya.
Denpasar dan Surabaya menjadi kandidat kuat untuk pengembangan rute berikutnya.
“Jika jumlah penumpang menunjukkan tren positif, kami sangat terbuka untuk menambah rute baru. Ini bisa menjadi peluang besar untuk menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara,” katanya.
Selain mempermudah akses wisatawan, keberadaan penerbangan ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi logistik dan bahan pangan ke Karimunjawa. Selama ini, satu-satunya moda transportasi yang tersedia adalah jalur laut, yang terkadang terganggu faktor cuaca.
Antusiasme Menyambut Penerbangan Perdana
Dibukanya penerbangan ke Karimunjawa tentu menjadi kabar baik bagi para wisatawan yang selama ini mengandalkan kapal feri untuk menyeberang ke pulau eksotis itu.
Dengan adanya penerbangan ini, perjalanan yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam kini bisa ditempuh dalam hitungan menit.
Namun, Kurniawan meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi terkait jadwal serta harga tiket penerbangan ini. Pihak maskapai juga kemungkinan akan menawarkan promo menarik untuk meningkatkan minat penumpang di masa awal operasional.
“Yang penting harga tiket terjangkau, sehingga lebih banyak wisatawan yang bisa menikmati perjalanan udara ke Karimunjawa. Promo dan skema harga tiket ditentukan maskapai,” ujarnya.
Dengan keindahan alam yang eksotis dan potensi wisata yang besar, Karimunjawa kini semakin mudah dijangkau. Jika rute penerbangan ini sukses, bukan tidak mungkin Karimunjawa akan menjadi salah satu destinasi favorit yang semakin bersaing di kancah pariwisata nasional.