Indonesia kini berpeluang besar menambah kunjungan wisatawan global jelang akhir tahun 2024 yang tinggal tiga bulan lagi. Potensi peningkatan kunjungan turis ini, salah satunya dampak dibukanya penerbangan langsung maskapai Air Asia ke Bali. Sebelumnya, maskapai penerbangan bertarif rendah Scoot Airlines resmi melayani rute Bandara Kertajati-Changi Singapura sejak 28 September.
Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan Pemprov Bali, PT. Angkasa Pura Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyambut penerbangan perdana atau Inaugural Flight AirAsia rute Hong Kong-Denpasar, (1/10/2024) di Terminal Kedatangan Internasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Rute penerbangan langsung HK – DPS membawa 180 penumpang. Saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional, para penumpang disambut Deputi Bidang Pemasaran dan Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kemenparekraf/Baparekraf serta disuguhkan tari penyambutan tradisional Bali dari Pemerintah Provinsi Bali. Para penumpang juga mendapatkan suvenir Wonderful Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (2/10/2024), mengatakan konektivitas merupakan kunci meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia, terlebih penerbangan Hong Kong -Bali yang sangat dinantikan.
“Penerbangan AirAsia diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan Hong Kong dan internasional ke Indonesia, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan devisa dari sektor pariwisata dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan,” kata Menparekraf Sandiaga.
Terkait kehadiran dua maskapai penerbangan Internasional yang baru membuka penerbangan perdana ke Indonesia, Sandiaga yakin akan berdampak langsung terhadap penambahan wisman.
“Kami meyakini bahwa ke depan akan lebih banyak maskapai yang membuka rute penerbangan langsung dari Hong Kong, mengingat tren pasar wisatawan mancanegara asal Hong Kong mulai meningkat saat ini. Di samping itu, Indonesia merupakan destinasi yang amat disukai wisman Hong Kong, terutama karena keindahan alam dan kemiripan budayanya,” kata Menparekraf Sandiaga.
Sedangkan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menekankan pentingnya penerbangan langsung dari negara asal wisatawan global ke Indonesia, khususnya Hong Kong yang memang sudah menjadi hub internasional. “kami berharap pembukaan rute baru ini semakin mendorong kunjungan wisman dari Hong Kong dan negara-negara lain ke Indonesia,” kata Made.
AirAsia akan beroperasi di rute itu menggunakan Airbus A320 setiap hari (7x/pekan). Untuk rute Hong Kong – Denpasar menggunakan penerbangan QZ301 yang berangkat dari Hong Kong pukul 06.55 waktu Hong Kong, dan tiba pukul 11.50 WITA. Sementara rute Denpasar – Hong Kong dengan penerbangan QZ300, berangkat 00.45 WITA dan tiba di Hong Kong pukul 05.35 waktu Hong Kong.
AirAsia merupakan Penerbangan Berbiaya Hemat atau Low Cost Carrier (LCC) terbaik dunia versi Skytrax, dimana AirAsia mengoperasikan penerbangan reguler domestik dan internasional ke lebih dari 166 destinasi tujuan yang mencakup 25 negara di ASEAN dan Australia. (Foto: Dok. Kemenparekraf)