Berita

Candi Borobudur Hadirkan Destinasi Wisata Edukasi Baru 

Destinasi wisata baru hadir di kawasan wisata Candi Borobudur, yakni Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur. Destinasi ini menawarkan edukasi sejarah kehidupan masyarakat pedusunan masa lampau, dalam konsep kekinian. Borobudur merupakan situs warisan dunia UNESCO yang paling terkenal di dunia. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. […]

Oleh Anisa Kurniawati

Museum Desa dan Galeri Seni Borobudu
Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur, resmi dibuka, Kamis (26/12/2024). Foto: jatengprov.go.id
Diterbitkan

Destinasi wisata baru hadir di kawasan wisata Candi Borobudur, yakni Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur. Destinasi ini menawarkan edukasi sejarah kehidupan masyarakat pedusunan masa lampau, dalam konsep kekinian.

Borobudur merupakan situs warisan dunia UNESCO yang paling terkenal di dunia. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Peninggalan Dinasti Sailendra

Dikutip dari laman borobudur.injourneydestination.id, Candi Borobudur merupakan peninggalan dari Dinasti Sailendra yang berkuasa pada 780-840 Masehi. 

Peninggalan ini dibangun sebagai tempat pemujaan Budha dan tempat ziarah. Situs ini ditemukan Inggris pada tahun 1814 dipimpin Sir Thomas Stanford Raffles. Tahun 1835, seluruh area candi bergaya Mandala ini berhasil dibersihkan. 

Struktur bangunan ini berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran. Secara keseluruhan terdapat 504 Buddha dengan sikap meditasi dan enam posisi tangan yang berbeda di sepanjang candi.

Baca juga: Pengalaman Wisata Candi Borobudur Lewat Trail of Civilization

Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur

Dilansir dari jatengprov.go.id, kawasan Candi Borobudur membuka destinasi wisata baru yaitu, Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur yang resmi dibuka Kamis (26/12/2024).

Pengelola Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur, Umar Chusaini mengatakan, destinasi baru ini akan memberikan edukasi kepada wisatawan dan generasi muda.

Terletak di di Desa Karangrejo Kabupaten Magelang, Museum Desa berisi gambaran kehidupan masa lalu dan peninggalan nenek moyang sebelum Indonesia merdeka.

Koleksi yang ada di muesum dan galeri diantarannya rumah petani Jawa, joglo limasan, berbagai peralatan pertanian, perabot rumah tangga, pusaka, kitab kuno dan berbagai karya seni hasil karya para seniman saat ini.

Semua karya seni itu, menurut Umar, merupakan suatu kebanggaan dari kreativitas dan imajinasi seniman di sekitar Candi Borobudur, seperti patung Budha terkecil, keris terkecil, patung, dan berbagai lukisan kanvas.

Umar menceritakan, semua yang dipamerkan merupakan koleksi pribadi dari proses panjang selama puluhan tahun. Koleksi paling tua yang dipamerkan sementara ini, adalah buku tulisan tangan beraksara Jawa kuno yang diperkirakan ada sejak abad ke-17 dari daerah Temanggung.

Tiket masuk ke destinasi wisata ini cukup terjangkau, yakni sekitar Rp20.000/orang. Pengunjung akan dimanjakan dengan nostalgia dan pengetahuan berbagai sejarah leluhur, dari dusun-dusun yang kini sulit didapatkan.

TopikBerita
Berita31 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati