Cerita Rakyat

Cerita Batu Ampar, Legenda Si Badang Yang Perkasa

Kawasan Batu Ampar di sisi selatan Pulau Batam, Kepulauan Riau, memiliki kisah legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi. Batu Ampar memiliki asal usul yang menarik yang diabadikan dalam tradisi lisan dan dicatat dalam berbagai literatur. Melansir dari disbud.kepriprov.go.id, nama “Batu Ampar” diyakini berasal dari frasa “batu yang terhampar” atau dalam bahasa setempat disebut “ampa.” […]

Oleh Ridwan

Batu Ampar, Batam
Ilustrasi: si Badang dan batu besar dalam legenda Batu Ampar. Tangkapan Layar YouTube Dongeng Kita
Diterbitkan

Kawasan Batu Ampar di sisi selatan Pulau Batam, Kepulauan Riau, memiliki kisah legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi. Batu Ampar memiliki asal usul yang menarik yang diabadikan dalam tradisi lisan dan dicatat dalam berbagai literatur.

Melansir dari disbud.kepriprov.go.id, nama “Batu Ampar” diyakini berasal dari frasa “batu yang terhampar” atau dalam bahasa setempat disebut “ampa.” Legenda ini dimulai dengan seorang tokoh bernama si Badang, seorang lelaki yang pada masa mudanya dikenal kurus, kecil, dan tampak lemah. Ia hidup di wilayah Kepulauan Riau, dengan perawakan yang seolah tidak mengesankan kekuatan. 

Namun, meskipun tampak rapuh, si Badang memiliki hati yang besar, penuh kejujuran dan keberanian. Seiring waktu, si Badang tumbuh menjadi sosok yang dihormati karena kekuatannya yang luar biasa. Ia menjelajahi berbagai wilayah, mulai dari Kepulauan Riau hingga ke Bintan, Daik, Pulau Buluh, bahkan hingga Tumasik (Singapura). 

Baca juga: Kisah Raden Segoro dan Awal Mula Pulau Madura

Namanya kian dikenal setelah ia menjadi perwakilan Tumasik dalam adu kekuatan melawan seorang petarung tangguh dari India. Adu kekuatan ini bukan hanya soal reputasi, melainkan mempertaruhkan nasib negeri Tumasik itu sendiri.

Konon, pertarungan epik ini berlangsung di Pantai Timur Tumasik, tepat di depan Pulau Sentosa. Sang petarung India memamerkan kekuatannya dengan mengangkat batu besar seberat hampir setengah ton hingga di atas kepalanya, membuat para penonton terkesima. Hal ini membuat Tuan Putri penguasa Tumasik, merasa sangat khawatir. 

Ketika giliran si Badang tiba, ia menghadap ke Gunung Ledang dan Selat Singapura sejenak sebelum mengangkat batu itu. Dengan mudah, ia mengangkat batu besar dan memindahkannya dari satu tangan ke tangan lainnya, menunjukkan kekuatan luar biasa yang dimilikinya.

Baca juga: Legenda Si Gringsing dan Si Kasur, Cinta Abadi yang Diuji

Tidak berhenti di situ, si Badang membuat langkah yang mengejutkan. Ia melemparkan batu besar itu ke udara dengan seluruh kekuatannya, sehingga batu terlempar jauh melintasi lautan. Batu itu akhirnya jatuh dan terhampar di kawasan yang kini dikenal sebagai Batu Ampar di Pulau Batam.

Kemenangan si Badang menjadi penentu kemenangan Tumasik, dan ia pun diakui sebagai pahlawan yang tidak tertandingi. Batu yang dilempar si Badang menjadi saksi bisu dari kekuatan legendarisnya dan memberikan nama bagi kawasan tersebut, “Batu Ampar.” Legenda ini memperkaya cerita budaya dan identitas lokal yang dimiliki Batam dan sekitarnya. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikCerita Rakyat
Cerita Rakyat11 NOV 2024

Tentang Penulis

Ridwan

Ridwan

Mengawali kariernya sebagai wartawan surat kabar, lalu melintasi media online, tabloid, majalah, hingga menjadi produser televisi. Berbekal pengalaman jurnalistik tersebut, ia kini aktif menulis isu-isu budaya, pariwisata, sejarah, hingga politik.

Lihat semua tulisan

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Cerita Rakyat

Lihat semua →

Lainnya dari Ridwan

Lihat semua →