Pemerintah Desa Talunombo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah pengembangan budidaya pisang Cavendish.
Desa Talunombo yang terletak di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, mengembangkan budidaya pisang Cavendish berawal dari menanam sebanyak 310 bibit. Kini, Dalam kurun waktu satu setengah tahun, jumlah pohon yang tumbuh telah meningkat signifikan hingga mencapai 800 pohon.
Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menjelaskan tujuan budidaya pisang ini berawal dari memanfaatkan lahan sempit.
“Karena kita hidup di pedesaan dan kita ingin memanfaatkan lahan-lahan sempit yang ada di masyarakat. Cara berpikir kita adalah setidaknya ketika ada satu rumah menanam pohon pisang ini nantinya bisa untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan.” ungkap Badarudin.
Pisang Cavendish sendiri memiliki banyak keunggulan. Pisang ini dikenal memiliki umur panen yang pendek, tandan buah yang panjang, nilau jual tinggi, serta rasa yang manis. Selain itu, varietas ini juga tahan terhadap serangan hama, sehingga lebih mudah dibudidayakan.
Baca jugaDesa Talunombo Siap Jadi Pilot Project Koperasi Desa Merah Putih
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kedepannya, Badarudin berharap budidaya pisang ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Ke depannya kita akan penanaman massal untuk support program makan bergizi gratis nantinya karena kita bisa juga menjadi akan membangun lumbung pangan, nantinya Koperasi Merah Putih juga disini. Harapan kami dapat bersinergi dengan masyarakat untuk mencapai program MBG tersebut” jelas Badarudin.
Desa Talunombo, juga membuka kesempatan bagi masyarakat dari desa lain yang ingin menanam jenis pisang ini dengan menyediakan bibit secara gratis.
“Bagi siapa saja yang ingin menanam pisang Cavendish, kami siap menyediakan bibit secara gratis. Harapan kami, budidaya pisang ini dapat meluas ke seluruh Kabupaten Wonosobo sehingga daerah ini bisa menjadi sentra produksi pisang Cavendish,” tambah Badarudin.
Keberhasilan budidaya pisang Cavendish di Desa Talunombo menjadi bukti bahwa dengan komitmen yang kuat serta dukungan dari pemerintah desa, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.