By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Gunung Kembang Wonosobo Diserbu Pendaki Saat Libur Imlek
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Pariwisata > Gunung Kembang Wonosobo Diserbu Pendaki Saat Libur Imlek
Pariwisata

Gunung Kembang Wonosobo Diserbu Pendaki Saat Libur Imlek

Achmad Aristyan
Last updated: 30/01/2025 15:51
Achmad Aristyan
Share
Basecamp Pendakian Gunung Kembang via Blembem. Foto: GoogleMaps/Basecamp Pendakian Gunung Kembang via Blembem
SHARE

Libur panjang Imlek 2025 membawa lonjakan jumlah pendaki di berbagai gunung di Wonosobo.

Salah satu yang menjadi favorit adalah Gunung Kembang, yang dikenal dengan jalur pendakiannya yang menantang dan pemandangan alamnya yang memukau.  

Edi Susanto, petugas basecamp pendakian Gunung Kembang via Blembem, mengungkapkan bahwa sejak hari Sabtu lalu, jumlah kunjungan meningkat drastis dibandingkan hari biasa maupun akhir pekan pada umumnya.  

“Total jumlah kunjungan dari hari Sabtu sampai sekarang mencapai 200 pendaki. Kalau hari biasa, Senin sampai Jumat, biasanya hanya sekitar 10-15 orang. Sementara itu, pada akhir pekan biasa jumlahnya berkisar antara 70 hingga 100 pendaki saja,” jelasnya dilansir dari Tribun Jateng.

Menurutnya, sebagian besar pendaki memilih metode tektok atau mendaki tanpa menginap, meskipun masih ada yang memilih untuk berkemah.  

Pendaki dari Berbagai Daerah dan Mancanegara

Gunung Kembang tidak hanya menarik minat pendaki lokal, tetapi juga dari berbagai daerah luar Wonosobo.

Beberapa di antaranya datang dari Jakarta, Jawa Timur, hingga Yogyakarta. Bahkan, dalam bulan ini, tercatat beberapa pendaki mancanegara juga menjajal trek Gunung Kembang.  

“Ada juga pendaki dari luar negeri seperti Thailand, Filipina, dan Kroasia,” tambah Edi.  

Gunung Kembang, Pilihan Pendaki Pemula

Adip, seorang pendaki asal Magelang, mengaku sengaja memanfaatkan libur panjang ini untuk mendaki. Ia memilih Gunung Kembang karena dinilai lebih ringan dan memungkinkan untuk pendakian tektok.  

“Saya kelas 3 SMA, sengaja mendaki karena mumpung libur dan ingin mengisi waktu luang. Tadi di atas dapat cuaca cerah, jadi sangat memuaskan,” ungkapnya.  

Gunung Kembang memang menjadi favorit, terutama bagi pendaki pemula. Jalur pendakian yang tidak terlalu ekstrem, tetapi tetap memberikan tantangan, membuatnya cocok bagi mereka yang baru pertama kali mendaki gunung.

Baca juga: Oemah Alam Mandala Wonosobo, Rumah Singgah Para Pendaki

Daya Tarik Gunung Kembang

Banyak pendaki memilih Gunung Kembang sebagai destinasi trekking karena keindahan alamnya yang masih alami. Salah satu daya tarik utama gunung ini adalah kebersihannya yang tetap terjaga. 

Selain itu, hutan yang masih rimbun memberikan suasana sejuk dan asri bagi para pendaki. Di puncaknya, panorama spektakuler menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pendaki merasa puas setelah menaklukkan jalur pendakian. 

Tak hanya itu, basecamp pendakian juga menerapkan aturan ketat demi menjaga kelestarian alam, sehingga keindahan Gunung Kembang tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Pendaki di sini harus tertib, semua perlengkapan pendakian harus lengkap. Kami juga melakukan pengecekan sampah, sehingga tidak boleh ada yang meninggalkan sampah di atas,” tegas Edi.

Dengan semakin banyaknya pendaki yang berkunjung, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam Gunung Kembang menjadi perhatian utama.

Hal ini agar keindahan dan keasrian gunung tetap bisa dinikmati generasi mendatang.

You Might Also Like

Ende, NTT Lahirkan Sejarah Penting Indonesia

Monumen Gong Perdamaian Dunia, Simbol Perdamaian di Ambon

Pulau Ular Liwutongkidi, Destinasi Rekreasi Tanpa Rasa Ngeri

Monumen Tugu Keris Sumenep Berpotensi Dorong Ekonomi

Akses Wisata ke Nepal van Java di Magelang Kini Lebih Nyaman

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Achmad Aristyan
Content Writer
Previous Article Imlek di Indonesia, Dari Larangan Orba ke Hari Libur Nasional
Next Article Festival Cap Go Meh Singkawang Perkuat Toleransi dan Pariwisata
3 Comments 3 Comments
  • binance account creation says:
    03/05/2025 at 14:11

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    Reply
  • binance says:
    03/05/2025 at 15:09

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply
  • binance account says:
    26/05/2025 at 21:38

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?