Profil

Jejak Laksamana Hang Nadim dalam Sejarah Batam

Laksamana Hang Nadim, salah satu tokoh sejarah yang dikenal sebagai pahlawan perjuangan melawan penjajahan di Kepulauan Riau, khususnya Batam. Sejarah mencatat Hang Nadim sebagai pahlawan yang berperan penting menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Dilansir dari Wikipedia, Hang Nadim dilahirkan di Pulau Batam pada abad ke-15, tepatnya pada masa pemerintahan Kesultanan Melayu. Sejak usia muda, Hang Nadim […]

Oleh Achmad Aristyan

Jejak Laksamana Hang Nadim dalam Sejarah Batam
Ilustrasi dari Laksamana Hang Nadim, sosok pahlawan dari Batam. Foto: media.suara.com/Istimewa
Diterbitkan

Laksamana Hang Nadim, salah satu tokoh sejarah yang dikenal sebagai pahlawan perjuangan melawan penjajahan di Kepulauan Riau, khususnya Batam. Sejarah mencatat Hang Nadim sebagai pahlawan yang berperan penting menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.

Dilansir dari Wikipedia, Hang Nadim dilahirkan di Pulau Batam pada abad ke-15, tepatnya pada masa pemerintahan Kesultanan Melayu. Sejak usia muda, Hang Nadim sudah menunjukkan keberanian dan ketangguhan dalam berbagai pertempuran.

Hang Nadim muda dikenal sebagai sosok yang sangat berani dan cerdas. Kelak akan memimpin pasukan dalam menghadapi berbagai ancaman dari penjajah yang datang ke kawasan Selat Malaka.

Hang Nadim adalah salah satu dari tokoh legendaris dalam sejarah Melayu. Nama dan perjuangannya masih dikenang hingga kini. Nama Hang Nadim sendiri terkait erat dengan perjuangan di bawah pimpinan Sultan Mahmud Shah dari Kesultanan Melayu, yang memerintah pada waktu itu.

Baca juga: Jejak Perjuangan Rakyat Kalimantan di Museum Wasaka

Pada masa itu, Selat Malaka menjadi jalur pelayaran penting perdagangan internasional. Bangsa seperti Portugis dan Belanda, berusaha menguasai kawasan ini untuk mengontrol jalur perdagangan. Hal ini menjadi ancaman besar bagi kerajaan-kerajaan Melayu, termasuk Kesultanan Melayu.

Pada suatu masa, ia memimpin pasukan melawan armada Portugis. Melalui kecerdasannya dalam strategi perang dan kepemimpinannya yang kuat, Hang Nadim berhasil memberikan perlawanan sengit terhadap penjajah, meskipun pada akhirnya perjuangannya harus berakhir tragis.

Hang Nadim menemui ajalnya dalam pertempuran di perairan Selat Malaka. Meskipun pasukannya kalah jumlah dan persenjataan, ia tetap menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Kisah heroiknya kini menjadi bagian penting sejarah perjuangan masyarakat Melayu dan Batam.

Selain sebagai pahlawan perang, Hang Nadim juga dikenal dalam sebagai sosok yang memperjuangkan hak rakyat dan tanah kelahirannya. 

Baca juga: Cerita Batu Ampar, Legenda Si Badang Yang Perkasa

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, nama Hang Nadim diabadikan, mulai dari monumen hingga nama jalan di kawasan Batam dan Kepulauan Riau. Hang Nadim juga digunakan untuk nama Bandara Internasional Batam, yaitu Bandara Hang Nadim, yang merupakan pintu gerbang utama wisatawan dan pelaku bisnis yang datang ke Batam.

Kisah perjuangan Hang Nadim terus dikenang sebagai simbol keberanian dan semangat juang tanpa pamrih. Hingga kini, masyarakat Batam dan Kepulauan Riau mengenang jasa-jasanya dalam menjaga kedaulatan tanah air. Nama Hang Nadim menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa. 

Laksamana Hang Nadim adalah pahlawan yang keberaniannya tetap dikenang dalam sejarah Indonesia, khususnya di Batam dan Kepulauan Riau.  Sebagai salah satu pahlawan legendaris, Hang Nadim patut dihormati dan dikenang seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda yang ingin meneladani perjuangan pahlawan-pahlawan bangsa. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikProfil
Profil11 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Profil

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan