Pariwisata

Keunikan Fenomena Istimewa Api Biru di Kawah Ijen Jawa Timur

Tidak banyak kawasan wisata yang memiliki keunikan seperti Kawah Ijen di Jawa Timur dengan enomena unik “blue fire” atau api biru. Kawah Ijen adalah kawah alami hasil aktivitas vulkanik yang terletak di perbatasan tiga kabupaten di Jawa Timur yaitu Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Kawasan ini terkenal karena keajaiban alam berupa pancaran api berwarna biru terang yang […]

Oleh Achmad Aristyan

Keunikan Fenomena Istimewa Api Biru di Kawah Ijen Jawa Timur
Panorama Kawah Ijen, Jawa Timur. Foto: Wikimedia Commons/Christian Gloor
Diterbitkan

Tidak banyak kawasan wisata yang memiliki keunikan seperti Kawah Ijen di Jawa Timur dengan enomena unik “blue fire” atau api biru.

Kawah Ijen adalah kawah alami hasil aktivitas vulkanik yang terletak di perbatasan tiga kabupaten di Jawa Timur yaitu Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. 

Kawasan ini terkenal karena keajaiban alam berupa pancaran api berwarna biru terang yang hanya dapat terlihat di malam hari. Fenomena ini merupakan hasil penguapan gas belerang dari celah-celah kawah yang bersentuhan dengan oksigen dan menyala di suhu tinggi.  

Wisata Dini Hari

Blue fire di Kawah Ijen merupakan fenomena langka yang hanya bisa ditemukan di dua tempat di dunia, yakni di Indonesia dan Islandia. Tak heran jika lokasi ini menjadi magnet bagi wisatawan domestik dan mancanegara.  

Untuk menikmati fenomena blue fire maka harus melakukan pendakian pada dini hari. Titik awal perjalanan berada di Paltuding, pintu utama yang dapat diakses dari Kalipuro, Banyuwangi. 

Fenomena blue fire atau api biru yang muncul di Kawah Ijen pada dini hari. Foto: indonesiakaya.com

Perjalanan dari Kalipuro ke Paltuding memakan waktu sekira satu jam, diikuti dengan trekking sejauh 3 km menuju kawah, yang membutuhkan waktu sekira 2 hingga 2,5 jam.

Pendakian dimulai melewati jalur tanah selama dua kilometer pertama, dilanjutkan dengan jalur berbatu terjal dan sempit pada kilometer terakhir. 

Pencahayaan yang memadai, pakaian hangat, dan masker sangat diperlukan mengingat suhu dingin dan aroma belerang yang menyengat.  

Saat matahari mulai terbit, fenomena blue fire perlahan memudar, tetapi pesona Kawah Ijen tetaplah indah. Danau kawah berwarna hijau toska dengan kedalaman 200 meter terlihat begitu menawan. 

Dengan luas mencapai 5.466 hektar, kawah ini juga menjadi salah satu penghasil belerang terbesar di Indonesia, yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan industri.  

Pejuang Belerang

Keindahan Kawah Ijen menyimpan cerita tentang perjuangan hidup para buruh belerang. Mereka memanggul batu belerang seberat hingga 60 kilogram dari dasar kawah ke tepi gunung untuk dijual dengan harga Rp900 hingga Rp1.000 per kilogram. 

Penambang Belereang di Kawah Ijen, Jawa Timur. Foto: Wikimedia Commons/Candra Firmansyah

Beberapa dari mereka juga bekerja sebagai pemandu wisata untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Gunung Ijen sendiri memiliki sejarah letusan sebanyak empat kali, yakni pada tahun 1796, 1817, 1913, dan 1936. 

Hingga kini, gunung ini masih aktif dan terus menjadi salah satu destinasi wisata alam terbaik di Indonesia. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata22 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan