Berita

Konsolidasi Nasional Mendikdasmen, Paparkan Program Prioritas Pendidikan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan tujuh program prioritas pendidikan nasional dalam acara Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (Konsolnas Dikdasmen) 2025 di Depok, Jawa Barat, Selasa (29/4). Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program strategis ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Khususnya pada poin […]

Oleh Anisa Kurniawati

Konsolidasi Nasional Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam acara Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (Konsolnas Dikdasmen) 2025 di Depok, Jawa Barat, Selasa (29/4). Foto: Dok Kemendikdasmen
Diterbitkan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan tujuh program prioritas pendidikan nasional dalam acara Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (Konsolnas Dikdasmen) 2025 di Depok, Jawa Barat, Selasa (29/4).

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program strategis ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Khususnya pada poin pertama dan keempat yang menekankan pembangunan manusia dan pendidikan berkualitas.

“Pendidikan Bermutu untuk Semua bukan hanya slogan, tapi amanat konstitusi dan perundang-undangan. Pendidikan adalah bekal utama dalam membangun sumber daya manusia unggul,” ujar Abdul Mu’ti dilansir dari infopublik.id.

Baca juga: Kemenbud dan PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Spesial 70 Tahun KAA

Tujuah Program Prioritas Pendidikan

Adapun tujuh program prioritas Kemendikdasmen 2025 meliputi:

  1. Redistribusi guru ASN ke sekolah swasta untuk pemerataan tenaga pendidik.
  2. Pembaruan sistem manajemen kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas.
  3. Transformasi sistem penerimaan murid baru (SPMB).
  4. Penguatan karakter melalui “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
  5. Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).
  6. Pengenalan pelajaran coding dan kecerdasan buatan.
  7. Penerapan sistem evaluasi baru melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Baca juga: SD Negeri Selomerto, Menjaga Akar Budaya Jawa Melalui Pendidikan

Sinergi Kebijakan SDM

Dalam forum yang sama, Wakil Menteri PAN-RB, Purwadi Arianto, menegaskan pentingnya sinergi kebijakan SDM dalam pendidikan. Ia menyampaikan, formasi guru dan pengembangan karir akan terus diperkuat melalui jabatan fungsional guru yang telah disederhanakan sesuai dengan Undang-Undang ASN dan PP Manajemen PNS.

Sementara itu, Direktur Anggaran PMK Kementerian Keuangan, Diah Dwi Utami, memastikan dukungan fiskal terhadap sektor pendidikan tetap konsisten. Ia menyebutkan bahwa 20% dari APBN 2025 dialokasikan untuk pendidikan, mencakup program seperti BOS, PIP, tunjangan profesi guru non-PNS, serta renovasi sarana pendidikan.

“Kebijakan anggaran 2025 mendukung peningkatan kualitas SDM lewat sarana prasarana, penguatan vokasi, pendidikan unggulan, hingga program makan bergizi gratis,” ujarnya

Baca juga: SMP Negeri 3 Wonosobo: Lestarikan Budaya, Cetak Atlet Pencak Silat

Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal

Dari sisi regulasi daerah, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Kemendagri, Paudah, mengingatkan pentingnya pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

Ia menggarisbawahi perlunya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam menyukseskan program-program nasional di sektor pendidikan.

“Peran aktif pemerintah daerah dalam menjalankan SPM dan mendukung program Kemendikdasmen sangat penting untuk mencapai target pembangunan pendidikan nasional,” tegasnya.

Konsolidasi Nasional Mendikdasmen 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna mewujudkan sistem pendidikan yang bermutu, merata, inklusif, dan mampu mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

ADVERTISEMENT

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati