By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Melihat Kejayaan Cirebon di Gedung Pusaka Keraton Kanoman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Warisan Budaya > Melihat Kejayaan Cirebon di Gedung Pusaka Keraton Kanoman
Warisan Budaya

Melihat Kejayaan Cirebon di Gedung Pusaka Keraton Kanoman

Achmad Aristyan
Last updated: 03/12/2024 08:24
Achmad Aristyan
Share
Salah satu koleksi penting Keraton Kanoman Cirebon. Foto: Instagram/raden.rezapramadia
SHARE

Wilayah pesisir utara Jawa Barat diketahui menyimpan warisan budaya yang begitu kaya yang salah satunya dapat ditemukan di Gedung Pusaka Keraton Kanoman Cirebon. Gedung ini merupakan museum yang berada di kompleks Keraton Kanoman. 

Museum ini menjadi tempat penyimpanan dan perawatan benda-benda kuno peninggalan keraton, sekaligus destinasi wisata sejarah. Berlokasi di Jalan Winaon, Kampung Kanoman, Kecamatan Lemah Wungkuk, museum ini memamerkan berbagai koleksi berharga mulai dari gamelan, tombak, ukiran dinding, hingga kereta kencana yang penuh cerita.

Kereta Kencana

Memasuki area museum, dua kereta kencana yang legendaris yakni Kereta Kencana Paksi Naga Liman dan Kereta Jempana akan langsung terluhat. Kedua kereta ini dibuat pada tahun 1428 M atas prakarsa Pangeran Losari dan menjadi simbol kemegahan masa lampau.

Sedangkan Kereta Kencana Paksi Naga Liman dengan bentuk unik, menggabungkan unsur budaya Islam, Cina, dan Hindu. Kereta ini berbentuk hewan bersayap dengan kepala naga dan belalai gajah. 

Filosofinya melambangkan harmoni dari tiga budaya besar yang memengaruhi Cirebon. Selain itu, teknologi kereta ini dianggap maju untuk zamannya, dengan sayap yang dapat bergerak saat kereta berjalan, berfungsi sebagai pendingin alami bagi sultan yang menaikinya.

Di sisi lain, Kereta Jempana adalah simbol kebesaran permaisuri kesultanan. Dalam bahasa Cirebon, “Jempana” berarti Jemjeming Pengagem Manahayang yang menggambarkan keteguhan hati. 

Motif mega mendung yang menghiasi kereta ini juga menjadi dasar dari motif batik Cirebon yang terkenal di seluruh Nusantara.

Baca juga: Hasan Nawi, Maestro Pengrajin Legendaris Topeng Cirebon

Koleksi Kuno dengan Nilai Sejarah Tinggi

Selain kereta kencana, Gedung Pusaka Keraton Kanoman menyimpan berbagai benda kuno yang sarat akan nilai sejarah. Salah satu koleksi istimewa adalah ukiran dinding Paksi Naga Jalma, yang menggambarkan manusia berbadan burung dan berkulit naga. Ukiran ini menunjukkan kekayaan seni budaya Cirebon yang penuh simbolisme.

Di sudut lain, terdapat sebuah peti berharga yang berasal dari Mesir. Peti ini dihiasi ornamen khas Timur Tengah dan dahulu digunakan Sunan Gunung Jati bersama ibunya, Nyai Mas Ratu Rarasantang, saat hijrah dari Mesir ke Cirebon.

Museum ini juga menampilkan kursi kerajaan berusia hampir 700 tahun bernama Gading Gilang Kencana. Kursi ini merupakan peninggalan Kerajaan Padjajaran yang pernah digunakan Pangeran Walangsungsang, salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Kesultanan Cirebon.

Baca juga:Museum Kujang Pusaka Kampung Budaya Paseban Bogor Dibuka

Tak kalah menarik, di dekatnya terpajang patung cupid hadiah dari jenderal Inggris, Sir Thomas Raffles, yang memperkuat hubungan diplomatik masa lalu.

Bagi yang ingin berkunjung, Keraton Kanoman buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Bagi yang masuk area utama Keraton Kanoman tidak dikenakan biaya. Namun, untuk masuk ke museum, pengunjung membayar tiket sebesar Rp10.000.

Saat ini, Gedung Pusaka Keraton Kanoman menjadi  jendela menuju masa lalu yang memperlihatkan kejayaan Cirebon sebagai pusat budaya dan perdagangan. (Diolah dari berbagai sumber)

You Might Also Like

Tari Gambyong, Tarian Klasik Jawa Simbol Keanggunan Wanita

Kisah Satisa dan Lahirnya Tari Kain Kromong Mandiangin Jambi

Kopi Santen Jepangrejo, Cita Rasa Kopi Warisan

Mengintip Tari Sintren, Tarian Mistis Dari Dalam Kurungan

Tari Aplang: Warisan Budaya dan Spiritual Banjarnegara

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Achmad Aristyan
Content Writer
Previous Article Cerita Rkayat Putri Dampali. Putri Dampali yang Diasingkan Cerita Rakyat Sulawesi Selatan
Next Article Lodong Gejlig Tasikmalaya, Alat Musik dari Wadah Air Nira
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Kota Tua Padang
Kawasan Kota Tua Padang Direvitalisasi, Siap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia
Berita 22/05/2025
Talang Londo
Talang Londo: Wisata Sejarah Bernuansa Belanda di Magelang
Pariwisata 22/05/2025
wamenpar
Wamenpar Tegaskan Pungli Tak Boleh Terjadi di Destinasi Wisata
Berita 22/05/2025
Sistem Penerimaan Murid Baru
Kemendikdasmen Resmi Terapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2025/2026
Berita 22/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?