Budaya

Melihat Warisan Kerajaan Tertua di Istana Kutai Kartanegara

Salah satu peninggalan kerajaan tertua di Indonesia ada di Kalimantan Timur yakni Istana Kutai Kartanegara. Bangunan ini merupakan suatu kompleks yang terdiri dari gedung Istana, makam raja-raja, pendopo, Masjid Jami’ Aji Amir Hasauddin, dan UPTD Museum Mulawarman. Lokasi tepatnya berada di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Area Istana Kutai merupakan simbol kejayaan […]

Oleh Anisa Kurniawati

Melihat Warisan Kerajaan Tertua di Istana Kutai Kartanegara
Istana Kutai Kartanegara yang telah berubah menjadi museum Mulawarman Foto: Indonesia kaya
Diterbitkan

Salah satu peninggalan kerajaan tertua di Indonesia ada di Kalimantan Timur yakni Istana Kutai Kartanegara. Bangunan ini merupakan suatu kompleks yang terdiri dari gedung Istana, makam raja-raja, pendopo, Masjid Jami’ Aji Amir Hasauddin, dan UPTD Museum Mulawarman.

Lokasi tepatnya berada di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Area Istana Kutai merupakan simbol kejayaan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, salah satu kerajaan tertua di Indonesia. 

Sejarah Kutai Kartanegara

Menurut sejarah, Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis di atas Yupa (tugu batu). Dari prasasti tersebut dapat diketahui adanya sebuah kerajaan dibawah kepemimpinan Raja Mulawarman, putera dari Raja Aswawarman, cucu dari Maharaja Kundungga.

Pada awal abad ke-13, berdiri sebuah kerajaan baru di Tepian Batu bernama Kerajaan Kutai Kartanegara. Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325) adalah raja pertamanya. 

Tahun 1782, di masa pemerintahan Sultan Aji Muahammad Muslihuddin ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara dipindahkan ke Tepian Pandan yang lebih populer dengan sebutan Tenggarong. 

Sedangkan Bangunan Istana Kutai Kartanegara didirikan pada tahun 1932 oleh pemerintah Belanda. Kemudian istana itu diserahkan kepada Sultan Aji Muhammad Parikesit pada tahun 1935. Bangunan megah ini memadukan sentuhan elegan gaya Eropa.

Museum Mulawarman

Bangunan istana ini merupakan suatu kompleks seluas 35.000 m2. Bangunannya didominasi dengan beton mulai dari ruang bawah tanah, lantai, dinding, penyekat ruangan hingga atap bangunan. 

Bangunan-bangunan di kompleks ini masih berdiri kokoh. Namun, pada bangunan makam raja-raja Kutai terdapat beberapa kerusakan. Saat ini bangunan bekas istana Kesultanan Kutai Kartanegara difungsikan sebagai museum, yaitu Museum Mulawarman.

Salah satu koleksi Museum Mulawarman, Tenggarong, Kalimantan Timur. Foto: GoogleMaps/banyu alfatih

Di dalam museum ini menyimpan benda-benda peninggalan yang pernah digunakan oleh Sultan Kutai Kartanegara. Beberapa diantaranya yaitu singgasana sultan dan permaisuri, perhiasan, sepasang patung lembuswana berlapis emas.

Peninggalan kesultanan lainnya adalah pakaian-pakaian kebesaran para Sultan Kutai, senjata tradisional, perangkat upacara adat kesultanan, serta perangkat gamelan hadiah dari Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat.

Museum di Jl. Diponegoro No.26, Kecamatan Tenggarong ini menjadi tempat yang tepat untuk belajar tentang peradaban masa lalu dan keberagaman budaya di Kalimantan Timur. (Dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya02 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati