Bila Anda singgah di Kota Malang, Jawa Timur, tengoklah Gunung Panderman, satu destinasi wisata alam menakjubkan. Dikenal dengan pemandangannya yang memukau serta memiliki jalur pendakian yang menantang, gunung ini menjadi pilihan favorit bagi pendaki maupun wisatawan.
Berlokasi di Desa Panderman, Kecamatan Batu, gunung ini memiliki ketinggian sekira 2.045 meter di atas permukaan laut. Gunung memiliki daya tarik menarik antara lain pemandangan hutan pinus yang rimbun hingga hamparan padang rumput yang luas di puncaknya.
Dikutip dari Wikipedia, Nama Panderman berasal dari kata “Dermo”, dalam bahasa jawa berarti ‘sekedar.’ Seperti umumnya di Jawa, dulu gunung sering dijadikan tempat bertapa. Begitu juga dengan gunung Panderman. Karena letaknya tidak terlalu jauh dari pemukiman dan tidak terlalu tinggi dibanding gunung lainnya, gunung ini hanya ‘sekedar’ digunakan menyepi sejenak, merenungi diri atau dalam bahasa jawa sadermo mandireng pribadi. Dari sinilah nama Panderman diberikan.
Saat ini, gunung Panderman, populer sebagai salah satu arena wisata pendakian. Baik bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman. Pendakian ke Panderman memiliki beberapa jalur yang bisa dipilih, mulai dari jalur yang cukup mudah hingga jalur yang lebih menantang.
Jalur yang paling populer yakni jalur yang dimulai dari Desa Panderman. Dari basecamp, perjalanan dimulai dengan mendaki melalui hutan lebat namun memiliki pemandangan alam liar yang masih alami.
Meskipun jalur ini terkenal cukup mudah, persiapan fisik yang baik karena jalurnya terbilang curam dan menantang. Selain mendaki, Gunung Panderman juga menjadi lokasi yang ideal untuk berkemah serta menawarkan banyak spot foto indah, terutama di pagi hari saat matahari terbit.
Baca juga: Coban Rondo, Wisata Air Terjun Legendaris di Malang
Saat mendaki, keberagaman dan keunikan flora dan fauna Gunung Panderman menjadi penawar kelelahan. Berbagai macam tanaman, seperti pohon pinus, edelweiss, dan bunga liar menghiasi sepanjang jalur pendakian. Selain itu, fauna yang hidup di Gunung ini pun beragam, mulai dari berbagai jenis burung hingga hewan-hewan kecil yang sering terlihat di sekitar jalur pendakian.
Saat mencapai puncak, panorama Kota Malang dan Kota Batu nyata di depan mata dilihat dari ketinggian. Hamparan pegunungan lainnya yang menjulang tinggi bisa terlihat jelas. Pada pagi hari, kabut tebal seringkali menyelimuti lembah, menciptakan suasana yang magis sekaligus eksotis.
Sebagai destinasi wisata alam, penting untuk menjaga kelestarian Gunung Panderman. Pihak pengelola dan masyarakat setempat telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam gunung ini. Salah satunya larangan membuang sampah sembarangan dan tidak menggangu flora dan fauna yang ada di kawasan pegunungan.
Bila selama, kawasan Gunung Bromo selalu menjadi wisata utama para wisatawan ke Malang, saat ini sudah saatnya memasukan Gunung ini sebagai destinasi pilihan. Ayo, kita liburan ke Gunung Panderman! (Diolah dari berbagai sumber)