Pariwisata

Mengintip Jejak Purbakala Di Gua Selomangleng Kediri

Bila Anda mengunjungi Kediri, jangan lewatkan Gua Selomangleng, sebuah destinasi wisata alam sekaligus situs purbakala yang penuh nilai sejarah. Terletak di kaki Gunung Klotok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, gua ini menyuguhkan panorama alam yang menawan. Di bawah rindangnya pohon-pohon beringin yang menaungi, menciptakan suasana sejuk meskipun berada di tengah terik matahari. Suara alam […]

Oleh Achmad Aristyan

Mengintip Jejak Purbakala Di Gua Selomangleng Kediri
Gua Selomangleng yang menjadi cagar budaya di Kota Kediri. Foto: cagarbudayajatim.com
Diterbitkan

Bila Anda mengunjungi Kediri, jangan lewatkan Gua Selomangleng, sebuah destinasi wisata alam sekaligus situs purbakala yang penuh nilai sejarah. Terletak di kaki Gunung Klotok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, gua ini menyuguhkan panorama alam yang menawan.

Di bawah rindangnya pohon-pohon beringin yang menaungi, menciptakan suasana sejuk meskipun berada di tengah terik matahari. Suara alam dari serangga dan burung-burung turut menambah ketenangan di lokasi ini.

Gua Selomangleng sudah menjadi destinasi wisata alam kebanggaan warga Kediri sejak puluhan tahun lalu. Keunikannya terletak pada bentuk gua yang lebih landai dan tidak terlalu menjorok, memudahkan pengunjung untuk menelusuri bagian dalamnya.

Di dalam gua, terdapat relief menonjol yang menggambarkan sosok seorang perempuan yang diyakini sebagai Dewi Kilisuci, putri Raja Kediri, Djojoamiluhur, yang digambarkan sedang bertapa. Konon, Dewi Kilisuci memilih jalan spiritual dengan menjadi pertapa di gua ini, sebuah tradisi yang tercermin dari dua ruangan yang konon berfungsi sebagai ruang tidur dan ruang tamu.

Baca juga: Monumen Simpang Lima Gumul, Simbol Kebanggaan Kediri

Medan Menantang

Eksotisme Gua Selomangleng makin lengkap dengan adanya tiga makam keramat di bukit di atasnya, yang dianggap sebagai makam tokoh perintis Kediri, yakni Tumenggung Mojoroto, Mbah Boncolono, dan Tumenggung Poncolono.

Lokasi makam berjarak sekira 100 meter dari gua, dengan jalur pendakian sejauh 460 anak tangga. Pengunjung yang ingin mencapai puncak untuk berziarah maupun menikmati pemandangan Kota Kediri dari ketinggian disarankan mempersiapkan fisik karena medan yang menantang.

Menambah daya tarik sejarah di kawasan ini, pemerintah Kediri telah mendirikan Museum Airlangga yang menampilkan 292 koleksi benda purbakala, termasuk arca peninggalan Kerajaan Kediri dan alat-alat ritual kuno.

Dua koleksi yang paling banyak menarik perhatian adalah arca Dewa Siwa setinggi hampir dua kali orang dewasa dan jambangan besar yang dipercaya sebagai tempat mandi para bangsawan. Selain itu, ada perahu kayu dan cikar dokar berusia ratusan tahun dalam kondisi sangat baik.

Baca juga: Perjalanan Sejarah 3 Abad Masjid Agung Kota Kediri

Akses Mudah

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kota Kediri, Nur Muhyar, menjelaskan kondisi perahu dan dokar sangat terawat meski usianya sudah berabad-abad. Demi meningkatkan minat pengunjung, pemerintah kota rutin mengadakan pagelaran budaya, termasuk event tahunan Pagelaran Selomangleng yang menampilkan seni lokal dan internasional, serta hiburan budaya lainnya dua minggu sekali.

Akses menuju Gua Selomangleng sangat memadai, dengan tersedia jalur angkutan umum yang berakhir di kawasan gua dan infrastruktur jalan yang terus ditingkatkan. Biaya masuk ke objek wisata ini pun sangat terjangkau, hanya Rp 2.000 per orang atau Rp 4.000 saat ada acara khusus. (Sumber: Wikipedia)

TopikPariwisata
Pariwisata31 OKT 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan