Pariwisata

Monumen Nosarara Nosabatutu, Ikon Perdamaian Di Palu

Monumen Nosarara Nosabatutu memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Dibangun untuk memperingati dan menghormati semangat persatuan. Lokasi monumen berada di kawasan perbukitan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah Monumen didirikan sebagai pengingat perdamaian pasca-konflik sosial yang pernah melanda Sulawesi Tengah. Monumen ini diharapkan menjadi lambang tekad masyarakat untuk menjaga […]

Oleh Achmad Aristyan

Monumen Nosarara Nosabatut
Monumen Nosarara Nosabatut, lokasi wisata sejarah di Kota Palu. Foto: Wikipedia/Yessy Vandoko Putri
Diterbitkan

Monumen Nosarara Nosabatutu memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Dibangun untuk memperingati dan menghormati semangat persatuan. Lokasi monumen berada di kawasan perbukitan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah

Monumen didirikan sebagai pengingat perdamaian pasca-konflik sosial yang pernah melanda Sulawesi Tengah. Monumen ini diharapkan menjadi lambang tekad masyarakat untuk menjaga keharmonisan lintas budaya dan agama di masa depan.

Bangunan tiga lantai ini didesain dengan arsitektur yang megah namun tetap menyatu dengan lingkungan alam sekitarnya. Monumen ini berdiri di perbukitan hijau, menyuguhkan pemandangan alam yang indah dengan suasana sejuk. 

Dari lantai teratas, dapat disaksikan panorama Kota Palu dikelilingi bukit-bukit hijau dan pesisir laut. Tempat ini sering kali menjadi lokasi favorit untuk menyaksikan matahari terbenam dan melihat pemandangan indah dengan suasana yang menyejukan. 

Baca juga: Rumah Adat Banua Oge, Simbol Kejayaan Kerajaan Palu

Menjadi Pusat Edukasi

Nama “Nosarara Nosabatutu,” yang berasal dari bahasa Kaili (bahasa suku asli Sulawesi Tengah) mengandung makna mendalam, yaitu “Kita Bersaudara, Kita Bersatu.” Semboyan ini mencerminkan semangat harmoni dan persatuan yang mengikat masyarakat Sulawesi Tengah yang beragam.

Sebagai simbol keberagaman, monumen ini mencerminkan nilai-nilai toleransi yang telah terjalin antara berbagai suku dan agama di Sulawesi Tengah. Di tengah kompleksitas perbedaan, masyarakat Palu menunjukkan bagaimana persaudaraan mampu menjadi fondasi perdamaian.

Diresmikan sebagai simbol pemersatu masyarakat, Monumen Nosarara Nosabatutu juga berfungsi sebagai pusat edukasi mengenai pentingnya perdamaian. Monumen ini juga menjadi pusat kegiatan budaya dan acara seremonial hari-hari besar. Masyarakat lokal pun dapatmenggelar acara adat dan perayaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di kawasan ini.

Baca juga: Pusentasi, Destinasi Wisata Sumur Laut Alami

Selain destinasi wisata, Monumen Nosarara menjadi pusat edukasi untuk mempelajari sejarah dan budaya masyarakat Kaili dan suku lainya di Sulawesi Tengah. Area ini pun dilengkapi dengan tempat parkir yang luas, tempat istirahat, dan warung yang menyediakan makanan serta minuman.

Hingga saat ini, Monumen Nosarara Nosabatutu memiliki nilai khusus bagi masyarakat Palu, Sulawesi Tengah,yang sering kali datang untuk berdoa dan merenung di tempat ini sebagai simbol perdamaian yang diharapkan terus terjaga. (Dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata09 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan