Angin puting beliung menerjang Dusun Tempuran, Desa Pagerejo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu (09/03/2025).
Akibat kejadian ini, sebanyak 21 rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 77 juta.
Begitu menerima laporan dari warga, Babinsa Koramil 06/Kertek, Sertu Purwanto, bersama personel Polsek Kertek dan BPBD Wonosobo langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Tamzis Gelar Pujasera Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Ramadhan
Mereka bersama masyarakat setempat bahu-membahu membantu warga yang terdampak, termasuk membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang.
“Kami segera turun ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan membantu warga yang rumahnya rusak akibat angin kencang,” ujar Sertu Purwanto.
Kerusakan Berat dan Warga yang Terdampak
Dari data yang dihimpun, beberapa rumah mengalami kerusakan cukup parah.
Di antaranya adalah rumah milik Nurhidayat, Miftahul Ikhsan, dan Walyadi yang mengalami rusak berat.
Selain itu, sebanyak 18 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Sebuah madrasah di desa itu juga tidak luput dari dampak bencana ini.
Baca Juga: Tim Wasev Korem 072 Pantau TMMD di Tempuranduwur Wonosobo
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, warga tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Babinsa dan Tim Gabungan Terus Berikan Bantuan
Hingga sore hari, Sertu Purwanto bersama tim gabungan masih berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa kerusakan dan memastikan lingkungan kembali aman.
Koramil 06/Kertek juga menegaskan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Baca Juga: Pemkab Wonosobo Sambut IPKD sebagai Langkah Strategis Pencegahan Korupsi
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu siap membantu warga dalam situasi darurat.
“Kami akan terus mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar pulih,” tambah Sertu Purwanto.
Bencana ini menjadi pengingat bagi warga agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.
Pemerintah setempat bersama aparat keamanan berupaya memberikan solusi terbaik dalam penanganan pascabencana, termasuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.