Event

Perayaan Kirab Bwee Gee dan Ajak Warga Kudus Bersatu

Bupati Kudus terpilih, Sam’ani Intakoris, menghadiri perayaan kirab tahunan Bwee Gee di Klenteng Hok Hien Bio, Minggu, 12 Januari 2025. Dalam kesempatan ini, ia secara simbolis membuka acara dengan memikul Kongco atau patung Dewa Bumi. Dilansir dari radarkudus.jawapos.com, cara yang digelar meriah ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk anggota DPRD Kudus Valeri Yudistira dan […]

Oleh Achmad Aristyan

Perayaan Kirab Bwee Gee dan Ajak Warga Kudus Bersatu
Bupati Kudus terpilih, Sam’ani Intakoris (baju putih) memikul Kongco atau patung Dewa Bumi. Foto: Donny Setyawan/Radar Kudus
Diterbitkan

Bupati Kudus terpilih, Sam’ani Intakoris, menghadiri perayaan kirab tahunan Bwee Gee di Klenteng Hok Hien Bio, Minggu, 12 Januari 2025. Dalam kesempatan ini, ia secara simbolis membuka acara dengan memikul Kongco atau patung Dewa Bumi.

Dilansir dari radarkudus.jawapos.com, cara yang digelar meriah ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk anggota DPRD Kudus Valeri Yudistira dan Dandim Kudus Letkol Inf. Hermawan Setya Budi. Sebelum kirab dimulai, ritual doa bersama menjadi pembuka rangkaian acara. 

Para tamu undangan juga disambut pembawa liong yang mengelilingi mereka sebelum prosesi.

Setelah ritual doa selesai, Sam’ani secara resmi melepas peserta kirab yang membawa 29 patung dewa. Ia sendiri turut serta dalam prosesi dengan menandu Kongco keluar dari klenteng menuju Jalan Dr. Loekmono Hadi.  

Tradisi yang Semakin Meriah  

Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan bahwa kirab Bwee Gee merupakan agenda tahunan warga Tionghoa yang sempat terhenti akibat pandemi. Ia mengapresiasi semangat masyarakat yang membuat acara tahun ini berlangsung lebih meriah dibanding sebelumnya.  

“Kirab ini adalah tradisi yang rutin kami dukung sebagai pemerintah daerah. Selain aspek keagamaan, kegiatan ini juga memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata,” ujarnya.

Ia berharap kirab Bwee Gee dapat meningkatkan daya tarik Kabupaten Kudus di mata wisatawan domestik maupun mancanegara. 

“Dengan ini, semoga Kudus semakin dikenal luas dan mendunia,” tambahnya.  Sam’ani juga mengingatkan para tamu untuk melupakan persaingan politik usai Pilkada. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan. 

Atraksi Kirab dan Antusias Warga  

Puncak kirab berlangsung dengan melepas 29 patung dewa yang diarak keliling Kota Kudus. Sebelum prosesi dimulai, panitia mengadakan lelang pakaian Dewa Bumi. Penawaran dimulai Rp 1 juta, lelang berakhir pada angka Rp 6 juta.  

Rute kirab menempuh jarak lima kilometer melintasi jalan utama di udus, termasuk Jalan Sunan Kudus, Alun-alun Simpang Tujuh, dan Jalan Ahmad Yani, sebelum kembali ke Klenteng Hok Hien Bio.  

Atraksi barongsai, liong, dan ogoh-ogoh Kera Sakti raksasa menjadi daya tarik utama. 

Menghormati Para Dewa  

Pembina Klenteng Hok Hien Bio, Liong Kuo Tjun, menyebutkan bahwa kirab Bwee Gee merupakan bentuk rasa syukur kepada para dewa atas berkah yang diterima masyarakat Tionghoa selama setahun terakhir. “Tradisi ini sudah berlangsung puluhan tahun, dan kami akan terus melestarikannya,” ungkapnya.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga wahana pelestarian budaya dan hiburan bagi masyarakat umum. Dengan antusiasme yang tinggi, kirab Bwee Gee kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu tradisi penting di Kabupaten Kudus. 

TopikEvent
Event15 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Event

Lihat semua →
Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan bertajuk Dua Wajah, Satu Jiwa di Museum Nasional Indonesia.

Dua Wajah, Satu Jiwa Indonesia-Korea

Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan di Museum Nasional mempertemukan dua tradisi melalui kemiripan karakter, kisah kehidupan, dan nilai budaya.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan