Tradisi

Rokat Tase, Tradisi Para Nelayan Madura

Rokat Tase’, juga dikenal sebagai Larung Laut atau Petik Laut, merupakan tradisi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat Madura, Jawa Timur. Rokat Tase’, yang dikenal juga sebagai Petik Laut atau Larung Sesajen dalam budaya Jawa, merupakan ritual yang digelar oleh para nelayan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas rezeki tangkapan ikan yang melimpah dari lautan. […]

Oleh Achmad Aristyan

Rokat Tase, Tradisi Para Nelayan Madura
Perahu nelayan dihias sedemikian rupa dalam tradisi Rokat Tase’ di Madura. Foto: kodim0829.id
Diterbitkan

Rokat Tase’, juga dikenal sebagai Larung Laut atau Petik Laut, merupakan tradisi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat Madura, Jawa Timur. 

Rokat Tase’, yang dikenal juga sebagai Petik Laut atau Larung Sesajen dalam budaya Jawa, merupakan ritual yang digelar oleh para nelayan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas rezeki tangkapan ikan yang melimpah dari lautan. Sebagai daerah kepulauan yang dikelilingi laut, warga Madura, khususnya di Pulau Mandangin, secara rutin melaksanakan upacara Rokat Tase’. 

Setiap daerah di Madura memiliki kekhasan tersendiri dalam menjalankan tradisi ini, salah satunya di Pulau Mandangin. Pulau yang masuk dalam wilayah Kecamatan Sampang, memiliki luas sekitar 1,65 kilometer persegi dan penduduk yang cukup padat, mencapai 18.000 jiwa. 

Memiliki area terbatas, rumah-rumah di pulau ini dibangun berdekatan, dan jalan-jalan di sekitar pemukiman pun cukup sempit. Rangkaian acara Rokat Tase’ berlangsung selama tiga hari dengan berbagai tahapan. 

Pada hari pertama, warga berkumpul di rumah Kepala Desa atau yang akrab disebut Bapak Klebun untuk mengadakan selametan. Acara ini menjadi ajang bagi seluruh warga untuk berdoa bersama agar ritual Rokat Tase’ berjalan lancar.

Di hari kedua, yang merupakan puncak acara Rokat Tase’, sejak pagi hari masyarakat berkumpul di sebuah musholla. Di dekat musholla tersebut terdapat makam dua tokoh penting di Pulau Mandangin, yaitu Bangsacara dan Ragapadmi. Sebelum melanjutkan ke pantai, para peserta melakukan doa bersama serta membaca sholawat. 

Sementara itu, sejumlah perahu telah dihias dengan ornamen dan pernak-pernik untuk persiapan acara larung sesajen di laut. Selama prosesi ini, akses transportasi laut menuju Pulau Mandangin ditutup sementara untuk umum.

Ritual Rokat Tase’ dipersiapkan secara gotong royong antara masyarakat dan instansi terkait, menjadikannya acara yang meriah. Selain warga, aparat Kepolisian dan TNI turut serta, bersama Wakil Bupati Sampang, untuk meramaikan suasana. Tim Gerbang Pulau Madura dan perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sampang juga hadir untuk mendokumentasikan acara. 

Acara dimulai pukul 07.00 pagi dan berlangsung hingga siang menjelang sore. Pada hari ketiga, kegiatan Rokat Tase’ ditutup dengan pertunjukan ludruk dan hiburan rakyat lainnya. 

Tradisi Rokat Tase’ di Pulau Mandangin rutin diadakan setiap tahun, tepatnya pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan selalu dinantikan oleh masyarakat setempat.  (Sumber: pulaumadura.com)

TopikTradisi
Tradisi03 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Tradisi

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan