By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Tim Muhibah Angklung Indonesia Hadapi Kendala Dana
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Berita > Tim Muhibah Angklung Indonesia Hadapi Kendala Dana
Berita

Tim Muhibah Angklung Indonesia Hadapi Kendala Dana

Achmad Aristyan
Last updated: 11/11/2024 04:38
Achmad Aristyan
Share
Anggota DPD RI Dapil Jawa Barat, Agita Nurfianti, bertemu dengan Tim Muhibah Angklung dalam kunjungan reses di Bandung.
SHARE

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, melalui Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Agita Nurfianti, bertemu dengan “pahlawan” seni dan budaya Indonesia, Tim Muhibah Angklung dalam kunjungan reses di Bandung, Minggu (10/11/2024). Tim itu terus mengharumkan nama Indonesia melalui misi budaya internasional meski dengan tantangan finansial yang berat.

Agita menyampaikan apresiasi besar atas dedikasi Tim Muhibah Angklung yang telah membawa keindahan seni Indonesia ke berbagai negara. “Meski dengan dana minim, Tim Muhibah Angklung tetap gigih mengharumkan nama bangsa. Ini patut diapresiasi dan didukung penuh,” ujar Agita, dilansir dari InfoPublik.id, Senin (11/11/2024).

Ketua Tim Muhibah Angklung, Maulana M. Syuhada, menjelaskan bahwa tim telah menggelar misi budaya di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa, Australia, Amerika Serikat, dan Timur Tengah. Pada 2024, mereka tampil di Portugal, Spanyol, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi, memperkenalkan musik angklung yang diiringi tarian tradisional dari Batak, Minangkabau, Betawi, Bali, dan Papua.

Baca juga: Saung Angklung Udjo, Destinasi Wisata Budaya dan Edukasi

Nominasi Citra

“Budaya kita sangat kaya. Tim Muhibah Angklung tidak hanya memainkan angklung, tetapi juga mengombinasikan seni musik dan tarian dari seluruh Nusantara. Penonton dunia sangat menghargai usaha kami,” kata Agita. Bahkan, pada Pre-Journey Concert di Bandung sebelum misi budaya 2024, Agita dan keluarganya merasa terharu melihat semangat Tim Muhibah Angklung.

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan seni dan budaya, tim seni tradisional ini juga memproduksi film dokumenter yang telah ditonton sekitar 4.700 siswa di Bandung dan Cimahi dalam program Nonton Bareng (Nobar).

Film ini bahkan masuk nominasi Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia 2024. “Program ini sangat efektif untuk pendidikan karakter. Anak-anak jadi lebih semangat belajar, berlatih, dan pantang menyerah,” ujar Maulana.

Setelah Nobar, banyak sekolah mulai tertarik membentuk grup angklung, dan para guru serta orang tua bertanya tentang cara membeli alat musik angklung dan mengundang pelatih. Agita mengapresiasi inisiatif ini karena mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa.

Baca juga: Inilah Calon Peraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2024

Hadapi Persoalan Finansial

Maulana juga mengumumkan penyelenggaraan Angklung Fest, festival yang melibatkan kategori unik, seperti anak-anak, perempuan, difabel, dan lansia. Kompetisi ini bertujuan memperluas partisipasi masyarakat dalam melestarikan budaya.

Meski telah mencapai kesuksesan internasional, Maulana mengungkapkan bahwa tim masih menghadapi kendala finansial besar, dengan tunggakan sebesar Rp850 juta.

Biaya paling besar berasal dari tiket pesawat, yang harus mereka hemat dengan melakukan perjalanan darat berisiko. “Kami bahkan pernah menyeberangi salah satu padang pasir terbesar di dunia menggunakan bus untuk menghemat biaya,” kenangnya.

Agita berharap, persoalan ini dapat diatasi dengan bantuan dari pihak-pihak terkait. “Saya berkomitmen untuk membantu menjembatani kebutuhan Tim Muhibah Angklung dan mencari solusi terbaik bersama,” kata Agita.

You Might Also Like

Wamenpar Apresiasi Prototipe Pariwisata Berbasis Budaya

Mabbim Serius Kembangkan Bahasa Indonesia dan Melayu

Sejarah Balapan Dunia Di Museum MotoGP Mandalika

Keraton Jogja Akan Uji Coba Penutupan Plengkung Gading

Kemenpar Tekankan Pentingnya Keamanan dan Keselamatan di Destinasi Wisata

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Achmad Aristyan
Content Writer
Previous Article Pilkada Serentak 2024, KPU Instruksikan Keluarkan SK Hari Libur
Next Article Menyaksikan Keajaiban Alam Di Pantai Tiga Warna
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?