Yayasan Kemala Bhayangkari mengadakan bakti sosial (baksos) di Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tour of Kemala 2025.
Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap pembangunan masyarakat.
“Bakti sosial dilaksanakan untuk menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan masyarakat,” ujar Irjen Sandi, Jumat (14/2/2025) dilansir dari news.detik.com.
Dalam kegiatan baksos ini, Yayasan Kemala Bhayangkari menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur di beberapa lokasi, pemberian sembako, paket pangan untuk anak-anak stunting, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, yayasan ini juga berkomitmen dalam mendukung kemajuan UMKM lokal di Yogyakarta sebagai bagian dari misi pemberdayaan ekonomi.
Yogyakarta sebagai Lokasi Pilihan
Irjen Sandi menjelaskan bahwa Yogyakarta dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Tour of Kemala 2025 dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti keindahan warisan budaya, keramahan penduduk, serta keasrian lingkungan.
Baca juga: Tour de Siak 2024 Promosi Budaya dan Ekonomi Sumatera Barat
Tour of Kemala 2025: Ajang Kompetisi Bersepeda
Melansir dari mediahub.polri.go.id, selain kegiatan bakti sosial, Yayasan Kemala Bhayangkari juga menggelar kompetisi bersepeda Tour of Kemala 2025 pada 15-16 Februari.
Ajang ini bertujuan untuk mendukung pembibitan atlet balap sepeda nasional.
Irjen Sandi menuturkan bahwa kompetisi ini menjadi acara utama dalam rangkaian kegiatan, dengan menghadirkan tiga kategori perlombaan, yaitu:
- Race 123 km: Kategori ini diperuntukkan bagi atlet profesional yang ingin menguji kekuatan dan stamina di jalur panjang.
- Tour 55 km: Ditujukan bagi komunitas dan penggemar sepeda yang ingin merasakan pengalaman bersepeda dalam suasana kompetitif.
- Criterium 2,28 km: Balapan cepat di lintasan pendek yang menantang keterampilan peserta.
“Ajang ini tidak hanya dirancang sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya dan ekonomi yang berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Irjen Sandi.
Dengan kombinasi antara olahraga, budaya, dan kegiatan sosial, Tour of Kemala 2025 diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Yogyakarta serta menjadi ajang prestisius bagi dunia balap sepeda nasional.
