Semangat Gerakan Pramuka kembali menggema melalui pelaksanaan Pesta Siaga 2025 yang resmi dibuka pada Sabtu (3/5/2025) di Komplek Pendopo Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kerja Kwartir Daerah (Kwarda) 11 Jawa Tengah dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo.
Mengusung tema “Santun–Bahagia–Hebat”, Pesta Siaga kali ini diikuti oleh dua barung putra dan dua barung putri dari setiap Kwartir Ranting (Kwarran), yakni para juara I dan II di tingkat kwarran. Total sebanyak 480 siswa terlibat sebagai peserta, didampingi para pembina, pendamping, dan panitia, sehingga total jumlah partisipan mencapai sekitar 600 orang.
Baca juga: Pesta Siaga Wonosobo 2025, Ajang Pembentukan Karakter Sejak Dini
Acara dibuka langsung Bunda Dyah Retno Sulistyowati, istri Kamabicab Wonosobo. Pembukaan juga turut didampingi jajaran Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pengurus kwarran, serta perwakilan Kamabiran dari berbagai kecamatan. Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan semangat kepramukaan yang terasa kuat.
Dalam sambutannya, Dyah Retno menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai lembaga pendidikan non-formal dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pramuka harus menjadi ruang pembinaan karakter yang membentuk generasi beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, sesuai semangat Nation Building dan Revolusi Mental,” ujarnya dilansir dari website.wonosobokab.go.id.

Ketua Kwarcab Wonosobo, Muhammad Albar, menambahkan bahwa kegiatan seperti Pesta Siaga dirancang untuk mencetak generasi muda yang cerdas, aktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
Sebagai bagian dari upaya mendukung Visi Indonesia Emas 2045, kegiatan ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Para peserta mengikuti berbagai pos tematik seperti Taman Ketaqwaan, Taman Tanda Pengenal, Taman Bangga Jateng, dan Taman Kompas. Setiap pos menguji beragam aspek peserta, mulai dari spiritualitas, karakter, hingga kecakapan dan wawasan kebangsaan.
Baca juga: Kunjungi Patung Biawak, Bupati Wonosobo dan Nabil Muhdor Bahas Potensi Seni Budaya Wonosobo
Sekretaris Kwarcab Wonosobo, Rochmat, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan untuk menentukan barung terbaik. Para pemenang akan memperoleh Piagam Kejuaraan Tergiat I hingga VI untuk putra dan putri, serta Trofi untuk Juara I hingga III dan Harapan I hingga III.
Barung Tergiat I Putra dan Putri akan mewakili Wonosobo pada ajang Pesta Siaga Tingkat Kwarda Jawa Tengah 2025 di Semarang.
Melalui kegiatan ini, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi pilar penting dalam pendidikan karakter dan pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
