Emma Media Nusantara (Emmanus), salah satu platform media digital budaya, mengadakan Workshop Budaya di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya di Dipayana RM, Sabtu, 12 Oktober 2024. Workshopmengusung tema “Budaya Sebagai Jati Diri Bangsa” dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dalam acara, diperkenalkan juga Emmanus TV sebagai salah satu program dari Emma Media Nusantara. Acara ini berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB dan dihadiri banyak peserta.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, turut hadir dalam acara tersebut, bersama dengan sejumlah tamu undangan lainnya, termasuk para aktivis budaya, seni, dan tradisi di Wonosobo. Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam warisan budaya leluhur kepada generasi penerus bangsa melalui diskusi dan pemahaman mendalam.
Diskusi dalam workshop tersebut menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Agus Wibowo (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo), Agus Wuryanto (Pimpinan Sanggar Wayang Bundeng Gepuk), Tamsir (Ketua Umum Bodrek dan Kelompok Seni Tanpo Waton), dan Takiyudin Lutfi (Pelatih Tapak Suci SMA Muhammadiyah Wonosobo). Diskusi juga melibatkan audiens dari berbagai komunitas dan kelompok seni di Kabupaten Wonosobo.
Acara dibuka dengan penampilan alat musik tradisional Bundengan yang dibawakan oleh pegiat seni dan budaya, Munir dan Bohori. Penampilan tersebut diikuti dengan Tari Gambyong Lengger yang dibawakan oleh Dhea dan Cita, sebuah tarian tradisional yang berasal dari Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.
Setelah pertunjukan seni, acara dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Edi, Ketua Kontributor Emma Media Nusantara untuk Jawa Tengah. Ia menjelaskan bahwa program Emmanus TV, bagian dari Emma Media Nusantara, telah resmi berbadan hukum pada 21 Agustus 2024. “Semoga platform ini bisa menjadi rujukan bagi masyarakat pecinta budaya, seni, dan tradisi di Indonesia,” ujar Edi.
Taufik Hidayat, Pimpinan Emma Media Nusantara, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran platform digital dalam melestarikan budaya. “Budaya adalah jati diri bangsa Indonesia. Kita harus memaksimalkan teknologi untuk melestarikan budaya,” kata Taufik. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersinergi dengan semua pihak dalam upaya pelestarian budaya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada Emma Media Nusantara atas kontribusinya dalam pelestarian budaya. “Terima kasih kepada Emma Media Nusantara, khususnya Emmanus TV, yang aktif mengangkat konten tentang budaya. Tidak semua media menyukai konten budaya, sehingga Emmanus TV layak diberi apresiasi,” ungkap Agus.
Setelah sambutan-sambutan, acara berlanjut ke sesi diskusi yang membahas pentingnya budaya sebagai jati diri bangsa. Diskusi tersebut berlangsung interaktif, dengan fokus pada bagaimana masyarakat harus aktif dalam melestarikan kearifan lokal, khususnya di Kabupaten Wonosobo yang kaya akan budaya dan tradisi lokal.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan seni, termasuk aksi Pencak Silat oleh Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci, serta Tari Topeng Lengger Sarindoro yang dibawakan oleh dua penari cilik, Cita dan Aufa. Kolaborasi musik Bundengan oleh Munir dan Bohori, serta Tari Topeng Lengger Sontoloyo yang dibawakan oleh Angga dan Dhea, menjadi penutup yang sempurna untuk acara tersebut. (Achmad Aristyan)