Berita

Komnas HAM Pilih Wonosobo sebagai Pilot Project Audit HAM

Kabupaten Wonosobo ditetapkan sebagai salah satu model nasional dalam program audit Hak Asasi Manusia (HAM) yang digagas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia. Program perdana ini bertujuan menilai pemenuhan empat hak dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan pangan di tingkat daerah. Penunjukan menjadi bahasan utama dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Tengah […]

Oleh Achmad Aristyan

Komnas HAM Pilih Wonosobo sebagai Pilot Project Audit HAM
Pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan jajaran Komnas HAM. Foto: jatengprov.go.id
Diterbitkan

Kabupaten Wonosobo ditetapkan sebagai salah satu model nasional dalam program audit Hak Asasi Manusia (HAM) yang digagas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia.

Program perdana ini bertujuan menilai pemenuhan empat hak dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan pangan di tingkat daerah.

Penunjukan menjadi bahasan utama dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan jajaran Komnas HAM di ruang kerja wagub, Selasa (29/4/2025).

“Kami bersyukur, dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, salah satunya yang dinilai adalah Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah,” ujar Taj Yasin.

Baca Juga: Giat Sosialisasi Rekrutmen TNI, Koramil 09/Kepil Sasar Siswa Kelas XII

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengawal penuh proses audit.

Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan upaya pemprov dalam menjamin pemenuhan hak dasar masyarakat.

“Kami senang dan akan ikut mengawal, termasuk nanti kita harus memaparkan, apa saja yang sudah dilakukan Kabupaten Wonosobo terkait HAM,” katanya.

Audit ini merupakan terobosan baru Komnas HAM dalam mengevaluasi pelaksanaan HAM di daerah.

Prosesnya mencakup studi kebijakan, studi lapangan, penilaian tim ahli, dan klarifikasi dari pemerintah daerah.

Hasil akhir audit berupa skor dan rekomendasi, yang akan diumumkan bertepatan dengan Hari HAM pada Desember mendatang.

Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, menyampaikan bahwa Wonosobo dipilih karena dinilai memiliki kesiapan dan komitmen yang kuat dalam isu HAM.

Salah satu indikatornya adalah keberadaan Komisi HAM Daerah.

“Tahun lalu kami sudah audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dan tahun ini kami akan melakukan penilaian lapangan pada Juli. Hasilnya akan diumumkan pada Hari HAM Desember mendatang,” terang Anis.

Baca Juga: May Day, Sejarah Panjang dan Perjuangan di Balik Hari Buruh

Ia menambahkan, audit ini bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan praktik baik yang bisa ditiru daerah lain.

“Tujuan kami bukan untuk mempermalukan, melainkan mengidentifikasi praktik baik yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain,” jelasnya.

Selain Wonosobo, Kabupaten Manggarai di Nusa Tenggara Timur juga terpilih dalam program percontohan ini.

Keduanya diharapkan menjadi pelopor dalam memperkuat sistem perlindungan dan pemenuhan HAM di tingkat lokal.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan