Pameran unik tentang warisan sejarah dan budaya atau histori Indonesia telah berlangsung di Entrance B, Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran HI, Jakarta, 15 Agustus hingga 21 Agustus 2024.
Pameran dan gelar wicara bertajuk Legasi (Kaleidoskop Keberagaman Indonesia) ini unik karena digelar di dalam Stasiun MRT.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Perlindungan Kebudayaan mengadakan event ini bertema “Meniti Masa Menuju Gemilang Budaya.”
Pameran didukung Museum dan Cagar Budaya, Museum Kebaharian, Museum Seni, Dinas Kebudayaan DKI, Arsip Nasional, PT MRT Jakarta, dan Komunitas Indonesian Archaeology.
Pameran bertujuan untuk memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia, memperkuat rasa kebangsaan dan identitas nasional.

Sebelum memasuki Lorong Legasi sebagai pintu menyusuri Histori Indonesia, para pengunjung disambut sajian jamu tradisional. Jamu menjadi salah satu dari 19 warisan Budaya Indonesia yang ditetapkan UNESCO.
Setelah melewati Lorong Legasi, pengunjung menyaksikan kronologis budaya bangsa Indonesia sejak pra-sejarah, Hindu-Budha dan Islam, penjajahan, hingga masa kini.
Baca Juga: Pasar Baru, Destinasi Wisata Sejarah Jakarta
Lintasan sejarah ini bisa disaksikan melalui miniatur tengkorak manusia purba, Perahu Pinisi, Wayang, Batik dan Keris. Tayangan visual warisan Budaya Indonesia dihadirkan juga untuk pengunjung.
Pameran Legasi ini menarik minat Asti, yang mendapat edukasi penting tentang warisan Budaya Indonesia. ” Jadi tambah wawasan. Apalagi sekarang anak muda jarang yang peduli dengan budaya,” ujarnya.
Sementara Cicile, pemandu wisatawan menilai, pameran ini sangat bagus untuk melihat sejarah Indonesia dimana sejumlah peninggalannya sudah diakui UNESCO.
Meski pameran Legasi ini hanya memamerkan potret kecil histori bangsa Indonesia, namun kehadirannya di ruang publik dapat menjadi media bagi siapa saja mengenal lebih dekat sejarah bangsanya.