Budaya

Mengenal Urutan, Sosis Kering Fermentasi Tradisional Khas Bali

Salah satu warisan kuliner tradisional dari daerah Bali yang khas dan memiliki cita rasa unik adalah Urutan. Kulinernya berbentuk sosis fermentasi kering. Hidangan ini memiliki keunikan yang membedakannya dari sosis tradisional Eropa. Dalam proses pembuatannya, Urutan tidak menggunakan nitrit atau nitrat seperti yang umum ditemukan pada sosis Barat. Warna coklat kekuningan yang khas berasal dari […]

Oleh Achmad Aristyan

Mengenal Urutan, Sosis Kering Fermentasi Tradisional Khas Bali
Urutan, kuliner tradisional khas Bali berbentuk sosis fermentasi kering. Foto: GoogleMaps/Dapur Urutan Bali
Diterbitkan

Salah satu warisan kuliner tradisional dari daerah Bali yang khas dan memiliki cita rasa unik adalah Urutan. Kulinernya berbentuk sosis fermentasi kering. Hidangan ini memiliki keunikan yang membedakannya dari sosis tradisional Eropa.

Dalam proses pembuatannya, Urutan tidak menggunakan nitrit atau nitrat seperti yang umum ditemukan pada sosis Barat. Warna coklat kekuningan yang khas berasal dari kunyit, salah satu bahan campuran bumbu menyerupai bubuk kari.  

Bahan dan Bumbu yang Digunakan  

Dilansir dari detik.com, Urutan dibuat menggunakan bahan dasar usus babi dan daging babi yang diisi dengan campuran bumbu tradisional.

Bumbu-bumbu seperti lengkuas dan kencur berkontribusi besar pada cita rasa khas Timur yang unik pada Urutan.  Kombinasi bahan ini menciptakan rasa yang kuat, aromatik, dan sangat berbeda dari sosis fermentasi lainnya.  

Baca juga: Rahasia di Balik Kelezatan Sate Lilit khas Pulau Dewata

Proses Fermentasi yang Alami  

Melansir dari Kompas, teknologi pembuatan Urutan sangat bergantung pada kondisi iklim tropis Bali. Proses fermentasi dilakukan dalam suhu alami, yakni sekitar 25 °C di malam hari dan meningkat hingga 50 °C di siang hari. 

Kondisi suhu yang hangat ini mempercepat proses fermentasi sehingga membutuhkan waktu lima hari untuk mencapai hasil akhir. Tidak seperti sosis Eropa yang biasanya diasapkan, Urutan tidak mengalami proses pengasapan sama sekali. 

Sebaliknya, fermentasi alami inilah yang memberikan tekstur, rasa, dan aroma khas pada sosis ini.  

Keistimewaan Urutan  

Urutan mencerminkan keahlian dan tradisi kuliner masyarakat Bali yang memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk menciptakan hidangan yang istimewa.

Kunyit sebagai pewarna alami tidak hanya menambah daya tarik visual, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang sering dikaitkan dengan bumbu ini.  

Dengan rasa yang kaya dan tekstur yang unik, Urutan sering kali menjadi pilihan untuk melengkapi hidangan khas Bali lainnya. Makanan ini dapat disajikan sebagai lauk bersama nasi atau dinikmati sebagai camilan tradisional. 

TopikBudaya
Budaya11 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan