By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Mengungkap Sisi Mistis Tari Seblang Olehsari dari Banyuwangi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Tradisi > Mengungkap Sisi Mistis Tari Seblang Olehsari dari Banyuwangi
Tradisi

Mengungkap Sisi Mistis Tari Seblang Olehsari dari Banyuwangi

Anisa Kurniawati
Last updated: 16/01/2025 03:28
Anisa Kurniawati
Share
Foto: wikimedia commons/ Mia Novita R.S
SHARE

Membicarakan Tari Seblang Olehsari yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, selalu menjadi daya tarik tersendiri. Dianggap mistis karena di dalam tarian ini melibatkan ritual dimana si penari akan dirasuki roh leluhur agar bisa menari. 

Dilansir dari banyuwangikab.go.id Seblang merupakan tarian mistis di mana penarinya adalah perempuan terpilih. Tarian Seblang ini digelar rutin setiap tahunan oleh masyarakat Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Gadis Remaja Terpilih

Penari perempuan terpilih ditentukan secara supranatural oleh tetua adat setempat. Tetua ini masih memiliki hubungan darah dengan leluhur seblang terdahulu.

Penari yang dipilih adalah gadis remaja belum menikah keturunan penari Seblang di Desa Olehsari. 

Sebelum melakukan pentas, pawang akan mengasapi penari seblang dengan asap dupa. Langkah itu dilakukan sembari mengucapkan mantera tertentu. Pembacaan mantera bertujuan agar roh leluhur masuk ke dalam tubuh si penari. 

Setelah dirasuki roh halus, penari dapat menari dengan mata terpejam mengikuti arahan si pawang dan irama gending. Keunikan lainnya yang menambah mistis tarian adalah ketika penari melempar selendang ke arah penonton. 

Bagi penonton yang menangkap selendang itu, maka harus ikut menari bersama di atas panggung. Momen ini menjadi puncak ritual tarian Seblang yang menambah keseruan acara. 

Biasanya serangkaian upacara adat ini dilakukan selama tujuh hari berturut-turut setelah Hari Raya Idul Fitri pada tiap tahunnya.

Pertunjukan Tari Seblang

Tarian Seblang Olehsari merupakan rangkaian acara dari upacara adat yang diyakini sebagai bersih desa atau tolak bala. Maknanya sebagai rasa syukur atas berkah yang diberikan. Kata seblang berarti ‘Sebele Ilang” atau ‘Sialnya Hilang’. 

Setiap gerakan pada Tari Seblang memiliki makna tertentu. Misalkan gerakan ‘sekaran sapon’ yang menirukan orang menyapu. Gerakan ini memiliki makna membersihkan perbuatan-perbuatan kotor atau dosa manusia.

Selain itu, ada gerakan ‘celeng mogok’ bermakna sebagai pengingat kepada masyarakat Desa Olehsari agar hidup dengan semangat dan tidak boleh bermalas-malasan. 

Ada juga gerakan ‘dhaplang’ yang berpola seimbang, gerak ini memiliki arti hidup di dunia diperlukan keseimbangan. Disamping gerakan, kostum penari seblang juga memiliki nilai filosofi tersendiri. 

Misalkan hiasan khas pada kepala penari yang disebut dengan ‘omprok’. Hiasan ini dibuat dari berbagai jenis bunga segar serta daun pisang. Makna hiasan kepala ini supaya masyarakat Desa Olehsari tetap dalam keadaan segar (sehat).

Lantunan 30 Tembang

Tarian seblang diiringi dengan gamelan dan tembang yang dinyanyikan pesinden.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, terdapat 30 tembang yang harus dilantunkan pesinden. Jika tembang itu ada yang terlewat, nantinya akan berakibat pada hal-hal tidak baik. 

Tari Seblang merupakan bagian penting dari tradisi dan budaya masyarakat Banyuwangi. Karena keunikan dan kesan mistisnya, tarian ini menjadi daya tarik bagi wisatawan dan peneliti. (Dari berbagai sumber)

You Might Also Like

Perayaan Syukur Petani Lombok Melalui Tradisi Malean Sampi

Ritual Tedhak Siten Agar Anak Sukses Di Masa Depan

Saat Warga Dua Desa Bersatu Berburu Ikan dalam Tradisi Tubo

Adu Nyali dan Ketangkasan dalam Tradisi Ngrebeg Mekotek Bali

Mengenal 7 Tradisi Pernikahan Adat Daerah di Indonesia

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Anisa Kurniawati
Content Writer
Previous Article Bebegig Sukamantri Representasi Penjaga Lingkungan Ciamis
Next Article Perjalanan Pujangga Rendra, Ikon Sastra dan Legenda Indonesia
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?