Event

Pentas Musik Bundengan dan Keroncong untuk Generasi Muda

Grup musik Emmavoice kembali sukses menggelar pentas musik Bundengan Keroncong di Alun-Alun kota Wonosobo, pada Minggu 23 Februari 2025. Acara yang diinisiasi Emmanustv ini bertujuan untuk memperkenalkan alat musik tradisional Wonosobo, Jawa Tengah ini, ke masyarakat yang lebih luas. Alat musik tradisional ini biasanya mengiringi tari topeng lengger. Kali ini Emmavoice yang sebagian besar anggotanya […]

Oleh Anisa Kurniawati

Pentas Musik Bundengan dan Keroncong untuk Generasi Muda
Emmavoice tampil di Alun-Alun Wonosobo. Foto. Anisa
Diterbitkan

Grup musik Emmavoice kembali sukses menggelar pentas musik Bundengan Keroncong di Alun-Alun kota Wonosobo, pada Minggu 23 Februari 2025.

Acara yang diinisiasi Emmanustv ini bertujuan untuk memperkenalkan alat musik tradisional Wonosobo, Jawa Tengah ini, ke masyarakat yang lebih luas. 

Alat musik tradisional ini biasanya mengiringi tari topeng lengger. Kali ini Emmavoice yang sebagian besar anggotanya dari anak muda ini mengkolaborasikan bundengan dengan musik keroncong.

Tidak hanya menghibur warga sekitar yang sedang beraktivitas, Emmavoice juga mengajak penonton untuk ikut memainkan alat musik bundengan.

Salah satunya yaitu Onis yang mengaku kesulitan setelah mencobanya sendiri. 

“Ternyata susah ya, jadi nggak sinkron begitu lho, antara tangan kanan dan kiri itu nggak sinkron, keren sih itu kalau yang bisa (memainkannya).” kata Onis. 

Onis, salah satu pengunjung yang ikut mencoba memainkan alat musik bundengan. Foto: Anisa

Lebih lanjut Onis juga mengapresiasi penampilan grup musik bundeng keroncong ini. “Emmavoice keren, apalagi vokalisnya, bisa bawain lagu genre apa saja dibuat keroncongan sama bundengan, jadinya keren sih.” jelasnya. 

Baca juga: Mengenal Bundengan Alat Musik Tradisional Ajaib Wonosobo

Emmavoice tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu yang sedang hits.

Salah satu anggota Emmavoice, Erama RS, yang memainkan alat musik biola, mengaku ada tantangan tersendiri ketika mengkolaborasikan bundengan dengan alat musik modern. 

“Tantangannya di pemilihan lagu-lagunya juga, lagunya harus bener-bener diulik supaya sesuai selera penonton. Kita harus selalu berinovasi, kemudian melestarikan budaya juga,” jelas Erama. 

Pentas musik bundeng keroncong juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize dan kuis-kuis yang seru. Acara ini menarik perhatian banyak pengunjung di sekitar alun-alun Wonosobo.

Sejumlah penonton juga ikut menyumbangkan suaranya. Salah satunya yaitu Fakih, yang juga memberikan apresiasinya. 

“Emmavoice keren banget, dan ini menjadi terobosan untuk anak muda atau semua kalangan, bisa menikmati hiburan dan sambil edukasi, terutama bundengan yang menjadi identitas Wonosobo sendiri. Harapan kedepannya, jangan mati, tetap hidup terus, dan berkarya, berkembang, dan menjadi sesuatu yang besar dan bermanfaat.” jelasnya. 

Event seru ini akan terus menghibur warga di minggu terakhir pada tiap bulan. Harapannya alat musik Bundengan bisa dikenal lebih luas dan dinikmati berbagai kalangan.

TopikEvent
Event24 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Event

Lihat semua →
Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan bertajuk Dua Wajah, Satu Jiwa di Museum Nasional Indonesia.

Dua Wajah, Satu Jiwa Indonesia-Korea

Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan di Museum Nasional mempertemukan dua tradisi melalui kemiripan karakter, kisah kehidupan, dan nilai budaya.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati