Profil

Pergelaran Riksa Budaya 2024 Lestarikan Kesenian Jawa Barat

Pergelaran Riksa Budaya Jawa Barat berlangsung di pelataran Alun-Alun Kota Bogor, Rabu (11/12/2024). Event budaya ini inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Beragam kesenian khas Jawa Barat dihadirkan mulai dari Tari Tunggul Kawung, Tari Panarat, Palang Pintu, Wayang Hihid, Tari Katumbiri, Borangan, […]

Oleh Anisa Kurniawati

Salah satu atraksi seni Riksa Budaya
Salah satu atraksi seni Riksa Budaya Jawa Barat di Alun-Alun Kota Bogor, Rabu (11/12/2024). Foto: Tangkapan layar Youtube/Budaya Jabar
Diterbitkan

Pergelaran Riksa Budaya Jawa Barat berlangsung di pelataran Alun-Alun Kota Bogor, Rabu (11/12/2024). Event budaya ini inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Beragam kesenian khas Jawa Barat dihadirkan mulai dari Tari Tunggul Kawung, Tari Panarat, Palang Pintu, Wayang Hihid, Tari Katumbiri, Borangan, Jaipong Kaulinan Urang Lembur hingga Lawung Gandrung Mapag Tamu Agung.

Pertunjukan seni tradisional dari Jawa Barat lainnya yang disaksikan banyak penonton antara lain, Ronggeng Nyentrik, Panji Sumirang, Bajidor Kahot Saraswati, Mojang Priangan, dan Wayang Golek.

Baca juga: Pesona Wastra Jabar, Majukan UMKM dan Industri Fesyen

Inspirasi Pembangunan

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin yang menghadiri puncak Riksa Budaya Jabar menyataan, acara ini ntuk melestarikan budaya lokal, sekaligus mempertegas identitas budaya sebagai elemen penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kebudayaan bukan hanya sekadar warisan, tapi juga yang lebih penting, adalah jadi inspirasi pada pembangunan maju dan berkarakter. Ini tentunya semakin menunjukkan, kita yakin pembangunan ke depan akan lebih maju dan lebih berkarakter,” ucap Bey dikutip dari Infopublik.

Foto: Tangkapan layar Youtube/Budaya Jabar

Bey menyatakan, semua pihak mulai dari pemerintah, budayawan, sampai masyarakat, harus berkolaborasi untuk melahirkan inovasi – inovasi baru dalam pelestarian budaya. Inovasi itu bisa dalam bentuk digitalisasi budaya, penciptaan platform untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda, atau pengembangan festival budaya yang menarik wisatawan.

Baca juga: SIPARBUD, Aplikasi Wisata dan Budaya Jawa Barat

Pusat Budaya

Selain itu, Bey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal agar tetap relevan di tengah perubahan zaman. Dalam acara itu, Bey juga berpesan kepada Pemda Kota Bogor untuk membangun tempat-tempat publik sebagai ruang para budayawan dan komunitas budaya mengekspresikan kegiatan kebudayaannya.

Bey berharap, Riksa Budaya Jabar menjadi inspirasi bagi generasi muda mencintai dan melestarikan budaya bangsa serta memperkuat posisi Jabar sebagai pusat budaya berkelas dunia.

TopikProfil
Profil12 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Profil

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati