By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Tari Badui, Simbol Persatuan dan Dakwah Islam di Sleman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Warisan Budaya > Tari Badui, Simbol Persatuan dan Dakwah Islam di Sleman
Warisan Budaya

Tari Badui, Simbol Persatuan dan Dakwah Islam di Sleman

Achmad Aristyan
Last updated: 21/01/2025 03:24
Achmad Aristyan
Share
Tari Badui yang dahulu menjadi media dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam di pedesaan. Foto: koranbernas.id
SHARE

Tari Badui adalah salah satu tarian rakyat khas Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seni pertunjukan ini memiliki akar dari tradisi religi yang dibawa seorang pedagang asal Arab. 

Setelah mengalami proses adaptasi dengan budaya lokal, Tari Badui berkembang menjadi salah satu kekayaan seni rakyat di Sleman.

Tarian ini menggambarkan semangat prajurit dalam peperangan atau latihan perang, mencerminkan perpaduan nilai religius dan tradisi lokal.  

Asal Usul dan Sejarah

Melansir dari kebudayaan.slemankab.go.id, Tari Badui berawal dari kesenian Badui dan Suhanul Muslim dari Arab. Kesenian ini dibawa ke Indonesia oleh seseorang yang pernah menetap di Arab. 

Setelah kembali ke Sleman, unsur-unsur seni ini dimodifikasi dan disesuaikan kebudayaan setempat. Perubahan ini terlihat jelas dalam syair lagu yang menggunakan bahasa lokal dan mencerminkan tradisi masyarakat Yogyakarta.  

Pada awalnya, Tari Badui dipertunjukkan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, seiring perkembangan waktu, tarian ini menjadi bagian dari hiburan masyarakat dan sarana penyebaran nilai-nilai agama Islam.  

Fungsi dan Makna

Tari Badui berfungsi ganda. Dahulu, tarian ini menjadi media dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam di pedesaan. Syair-syair yang dibawakan banyak berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW, ajaran moral, serta kisah kepahlawanan.

Kini, selain warisan budaya, Tari Badui juga sebagai hiburan dan simbol persatuan masyarakat.

Pertunjukan Tari Badui

Dilansir dari liputan6.com, pementasan Tari Badui biasanya berlangsung selama 4,5 jam. Meski lebih sering dipentaskan pada malam hari, tarian ini juga dapat ditampilkan di siang hari. 

Pertunjukan Tari Badui sering diselingi atraksi silat, menambah daya tarik bagi penonton.

Jumlah penari dalam pertunjukan tidak menentu, namun umumnya terdiri dari 40 orang, dengan 10 orang sebagai pemusik dan vokalis, serta 30 orang sebagai penari. Semua penari adalah laki-laki berusia antara 12 hingga 30 tahun.  

Musik Pengiring

Pertunjukan Tari Badui diiringi alat musik tradisional yang unik dan khas. Instrumen yang digunakan meliputi genderang tambur, tiga buah terbang genjreng, dan satu buah jedor. 

Selain itu, peluit juga digunakan sebagai pemberi aba-aba untuk mengatur tempo pertunjukan. Tari Badui juga dihiasi alunan vokal yang berperan penting dalam pementasan.

Penari dan vokalis sering kali bersahut-sahutan dalam menyanyikan syair. Syair ini diambil dari Kitab Kotijah Badui yang berisi pesan-pesan moral, sholawat nabi, serta kisah-kisah kepahlawanan.  

Kostum Penari

Kostum penari Tari Badui menampilkan kesederhanaan dengan elemen-elemen khas. Para penari memakai peci Turki atau kuluk temanten berwarna merah dilengkapi hiasan kucir. Pakaiannya terdiri baju lengan panjang, rompi, celana Panji, kain rampekan, setagen, dan ikat pinggang.

Sebagai pelengkap, penari juga menggunakan kaos kaki dan sepatu berwarna putih. Tidak ketinggalan, setiap penari membawa aksesori berupa godo atau gombel. 

Aksesori ini berupa tongkat kayu yang menyerupai senjata dan digunakan untuk menambah kesan dramatis dalam pertunjukan.  

Pentingnya Pelestarian Tari Badui  

Sebagai seni rakyat yang kaya nilai budaya dan religius, Tari Badui layak dilestarikan. Masyarakat di Malangrejo, Kecamatan Ngemplak, Sleman, telah berusaha mempertahankan tradisi ini melalui Paguyuban Tari dan Shalawat Badui.

You Might Also Like

Tari Cokek, Tari Pergaulan Khas Betawi

Lestarikan Warisan Budaya, Sleman DIY Gelar Festival Rujak

Jipeng, Kolaborasi Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi

Bandeng Colo Lamongan, Kuliner Otentik Rasa Nano-Nano

9 Kerupuk Lezat di Indonesia, Sudah Pernah Coba?

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Achmad Aristyan
Content Writer
Previous Article Perpaduan Rasa Eropa dan Jawa dalam Sepiring Selat Solo
Next Article Seni Kriya Tumang Boyolali, Warisan Budaya yang Mendunia
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?