Profil

Arkiv Vilmansa dan Biota Laut, Dari Trauma ke Karya Seni

Arkiv Vilmansa dikenal sebagai perupa kontemporer yang namanya telah melambung di kancah seni dunia. Tidak hanya berkarya dalam bentuk lukisan dan patung, ia juga menjelajahi dunia art toys yang semakin memperkuat eksistensinya. Setelah sebelumnya mengeksplorasi figur Mickiv yang terinspirasi dari Mickey Mouse dan gaya abstrak, kini Arkiv memilih tema biota laut sebagai fokus karyanya. Dalam […]

Oleh Achmad Aristyan

Arkiv Vilmansa dan Biota Laut, Dari Trauma ke Karya Seni
Sosok Arkiv Vilmansa. Foto: Instagram/@rayaasia_
Diterbitkan

Arkiv Vilmansa dikenal sebagai perupa kontemporer yang namanya telah melambung di kancah seni dunia. Tidak hanya berkarya dalam bentuk lukisan dan patung, ia juga menjelajahi dunia art toys yang semakin memperkuat eksistensinya. 

Setelah sebelumnya mengeksplorasi figur Mickiv yang terinspirasi dari Mickey Mouse dan gaya abstrak, kini Arkiv memilih tema biota laut sebagai fokus karyanya.

Dalam sesi media gathering di Galeri Nasional Indonesia, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025), Arkiv menceritakan bahwa pemilihan tema biota laut berangkat dari pengalaman masa kecilnya yang penuh kesan.  

“Pas SD, saya berenang di Ancol dan tersengat ubur-ubur. Tema biota laut dibangun dari trauma itu, saya merasa ini momen masa kecil yang paling terkenang,” ujarnya dilansir dari detik.com.  

Akibat kejadian ini, Arkiv sempat membenci makhluk laut. Namun, berkat upaya orang tuanya yang terus mengenalkannya kembali pada ekosistem laut, kebenciannya berubah menjadi ketertarikan dan cinta terhadap dunia bawah laut.  

Mengubah Trauma Menjadi Karya Seni

Dari pengalaman masa kecil itu, Arkiv mulai mengembangkan gagasan seni yang dituangkannya dalam pameran Semesta Arkiv. Ia pun berbagi ide dengan kurator pameran, Rizki A Zaelani, yang akhirnya mendukung penuh konsep itu.  

“Saya mau bikin pameran yang besar, banyak ngobrol sama Pak Kiki, akhirnya jadilah. Alhamdulillah rangkaian pameran mulai dari Bali, Bandung, dan bulan ini di Galeri Nasional Indonesia tercapai,” ujar lulusan Arsitektur Universitas Parahyangan Bandung ini.  

Rizki A Zaelani, yang juga hadir dalam media gathering, menanggapi pernyataan Arkiv dengan menyoroti pentingnya laut sebagai identitas budaya Indonesia.

Baca juga: Seniman Dunia Arkiv Vilmansa Pamerkan 100 Karya di GNI

Menurutnya, karya Arkiv berangkat dari pop art Barat, namun memiliki pesan kuat tentang kesadaran maritim bangsa.  

“Gimana supaya orang Indonesia tahu, kita orang Indonesia punya laut dan laut itulah identitas kultural kita. Yang ironisnya Indonesia kebanyakan bicara soal gunung,” kata Rizki.

Ia pun menambahkan bahwa pameran ini bukan sekadar eksplorasi artistik, melainkan juga sebuah ajakan untuk lebih mengenal budaya laut. 

“Pameran ini sebuah ajakan untuk melihat budaya laut,” sambungnya.  

Peresmian Didit Hediprasetyo

Pameran Semesta Arkiv merupakan hasil kolaborasi antara Museum dan Cagar Budaya unit Galeri Nasional Indonesia, Studio Arkiv, dan Galeri Zen1. Event yang dibuka desainer fesyen sekaligus pencinta seni, Didit Hediprasetyo ini digelar dari 22 Februari hingga 11 Mei 2025

Pameran ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk lebih memahami hubungan manusia dengans laut serta bagaimana seni dapat menjadi medium refleksi terhadap pengalaman personal dan budaya.

TopikProfil
Profil25 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Profil

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan