Pariwisata

Belajar Mendaki bagi Pendaki Pemula di Gunung Cilik Wonosobo

Gunung Cilik, salah satu destinasi wisata alam yang populer di Wonosobo, Jawa Tengah. Meskipun lebih menyerupai bukit kecil, tempat ini menawarkan pengalaman mendaki yang menarik, terutama bagi pendaki pemula. Keindahan alamnya yang memukau serta akses yang relatif mudah menjadikan Gunung Cilik pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati udara segar dan pemandangan indah. Lokasinya terletak […]

Oleh Anisa Kurniawati

Belajar Mendaki bagi Pendaki Pemula di Gunung Cilik Wonosobo
Kawasan Gunung Cilik Wonsobo, Jawa Tengah, tampak dari area parkir. Foto. Anisa
Diterbitkan

Gunung Cilik, salah satu destinasi wisata alam yang populer di Wonosobo, Jawa Tengah. Meskipun lebih menyerupai bukit kecil, tempat ini menawarkan pengalaman mendaki yang menarik, terutama bagi pendaki pemula.

Keindahan alamnya yang memukau serta akses yang relatif mudah menjadikan Gunung Cilik pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati udara segar dan pemandangan indah.

Lokasinya terletak di Dusun Kaliurip, Desa Damarkasiyan, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. Popularitasnya meningkat setelah ada yang membagikan pengalaman mendakinya di media sosial.

“Itu dulu untuk lahan pertanian, kemudian ya dengan adanya sosmed ini, teman-teman itu pada expose di sosmed, kemudian dari situ ini banyak orang-orang yang pada penasaran ke sini” kata Cholil Suhono, Dirut Bumdes Damarkasiyan, Gunung Cilik. 

Dijadikan Ikon Wonosobo

Menurut penjelasan Cholil Suhono, pembangunan mulai dikelola akhir 2020 secara bertahap. Anggaran yang digunakan berasal dari kucuran dana desa. Dari dana itu secara perlahan dibangun loket, toilet, tulisan Gunung Cilik Wonosobo dan lainnya. 

Tulisan Gunung Cilik Wonosobo sendiri sempat banyak yang mempertanyakan. Dikarenakan lokasi wisata alam ini tepatnya di Kaliurip, Damarkasiyan. Menurut penuturan Cholil, hal ini dikarenakan ingin menjadikan Gunung Cilik sebagai Ikon Wonosobo 

“Tulisan Gunung Cilik Wonosobo sempat dipertanyakan. kenapa bukan Gunung Cilik Kalirip atau Gunung Cilik Damarkasian. Tapi kita dari pengelola, kepingin Gunung Cilik ini bisa jadi ikonnya Wonosobo. Jadi bukan ikon Damarkasiyan. “ jelas Cholil 

“Jadi sekarang kalau ada wisatawan, pelancong, baik itu domestik ataupun internasional, itu kalau ke Wonosobo sudah bukan cuman dieng, tapi sekarang sudah di Wonosobo sudah ada Gunung Cilik.” tambah Cholil. 

Pemandangan dari puncak Gunung Cilik. Foto: Anisa

Daya Tarik Gunung Cilik Kaliurip

Gunung Cilik Kaliurip memiliki ketinggian sekitar 1.550 meter di atas permukaan laut (mdpl). Keindahan alamnya didominasi hamparan kebun teh yang hijau.

Selain itu ada beberapa spot foto dengan latar belakang pemandangan yang memanjakan mata, seperti jembatan gantung dan batu eksotis. 

Perjalanan menuju puncak hanya memakan waktu sekitar 10 menit dari area parkir, Jalur pendakiannya cukup mudah, karena sudah dibuat berundak dan dilengkapi batu untuk mengurangi risiko tergelincir.

Setelah turun dari puncak, wisatawan dapat menikmati sajian kopi hangat atau makanan ringan di warung yang tersedia di sekitar lokasi. Berbagai fasilitas sudah tersedia, seperti toilet, area parkir, gazebo, camping ground yang dapat menampung sekitar 150 tenda dan lainnya. 

Harga Tiket dan Jam Operasional

Wisatawan dapat mengunjungi Gunung Cilik Kaliurip setiap hari karena tempat ini beroperasi selama 24 jam. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk anak-anak. Sedangkan tiket untuk dewasa adalah  10.000. 

Jika pengunjung ingin berkemah, maka tiket per orangnya adalah Rp 20.00. Gunung cilik juga menyewakan camper van dengan harga mulai Rp 100.000.

Biaya parkir kendaraan di sini, tarifnya Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Bagi wisatawan yang ingin ke Gunung Cilik Kaliurip, pastikan memperhatikan cuaca. Karena waktu terbaik untuk mendapatkan pemandangan indah yaitu pagi atau sore hari saat cuaca cerah.

Gunung Cilik Kaliurip adalah destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam dengan biaya yang sangat terjangkau. Dengan jalur pendakian yang ramah bagi pemula serta panorama kebun teh yang memukau, tempat ini menjadi pilihan ideal bagi wisatawan.

“Harapannya semoga, Gunung Cilik makin maju, makin dikenal semua lapisan wisatawan, baik itu domestik ataupun internasional. Dan juga tentunya kita kepingin memberikan kontribusi lebih di masyarakat.” kata Cholil.

TopikPariwisata
Pariwisata18 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

ADVERTISEMENT

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati