Pariwisata

Black Canyon Petungkriyono, Hidden Gem di Pekalongan

Berada di kawasan pesisir pantai Utara Jawa yang lekat dengan wisata bahari, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ternyata memiliki juga destinasi wisata menawan bernama Black Canyon Petungkriyono. Sebutan Black Canyon ini disematkan untuk diidentikan dengan kawasan wisata populer Green Canyon di Pangandaran, Jawa Barat. Berlokasi di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, lokasi wisata […]

Oleh Anisa Kurniawati

Black Canyon Petungkriyono, Hidden Gem di Pekalongan
Wisata Black Canyon atau Kedung Sipingit di Pekalongan. Foto: Instagram @rizky_arf32
Diterbitkan

Berada di kawasan pesisir pantai Utara Jawa yang lekat dengan wisata bahari, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ternyata memiliki juga destinasi wisata menawan bernama Black Canyon Petungkriyono. Sebutan Black Canyon ini disematkan untuk diidentikan dengan kawasan wisata populer Green Canyon di Pangandaran, Jawa Barat. 

Berlokasi di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, lokasi wisata alam ini menawarkan keindahan di sepanjang Sungai Welo. Dijuluki sebagai “hidden gem” (permatata tersembunyi), berwisata di lokasi wisata ini menjadi pilihan favorit untuk menikmati pesona alam yang tidak bisa didapatkan di kawasan perkotaan.

Dilansir dari laman kemenparekraf.go.id, tempat ini awalnya dikenal sebagai Kedung Sipingit dan dianggap angker masyarakat setempat. Namun, seiring waktu, keindahan alamnya mulai menarik perhatian, dan usaha mengubahnya menjadi destinasi wisata uggulan

Nama Black Canyon diberikan untuk menggambarkan daya tarik unik tempat ini.  Black Canyon Petungkriyono menawarkan beragam kegiatan seru. Aktivitas populer seperti river tubing dan body rafting bisa dicoba untuk menyusuri aliran Sungai Welo yang tenang dan menyegarkan. 

Baca juga: Menyaksikan Jejak Sejarah Di Tonjong Canyon Cipatujah

Selain itu, air terjun mini yang tersebar di area ini menjadi tempat ideal bagi pengunjung untuk rekreasi mandi alami atau sekadar merasakan kesegaran air pegunungan. Kawasan alami sekitar Black Canyon terdiri dari hutan tropis yang rimbun dengan udara segar. 

Hutan di kawasan wisata ini juga merupakan habitat bagisejumlah  satwa endemik seperti Owa Jawa, yang kadang terlihat bermain di pepohonan. Berada di ketinggian sekira 1.300 mdpl, Black Canyon Petungkriyono juga memiliki area camping untuk berkemah yang nyaman.

Bagi yang akan berkunjung, biaya sewa area kemah di sini sangat terjangkau dan diperbolehkan membuat api unggun setelah mendapatkan izin dari pengelola. Selain area berkemah, terdapat sejumah kafe sederhana yang menyediakan berbagai minuman dan camilan lokal. 

Fasilitas parkir juga tersedia dengan tarif yang ramah kantong. Black Canyon Petungkriyono buka setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00. Biaya masuknya hanya Rp5.000 per orang diluar parkir. 

Memiliki daya tarik alami serta sarana aktivitas seru, suasana yang menenangkan, dan fasilitas memadai, Black Canyon Petungkriyono harus menjadi pilihan anda berwisata saat melintasi wilayah pesisir utara Jawa. (Dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata20 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati