Film horor Petaka Gunung Gede (2025) yang diproduksi StarVision merupakan adaptasi dari kisah nyata yang pernah viral dalam podcast Prasodjo Muhammad pada tahun 2022.
Kisah ini berasal dari pengalaman langsung Maya Azka saat mendaki Gunung Gede di Taman Nasional Gede Pangrango, Jawa Barat bersama sahabatnya, Ita, pada tahun 2007.
Pendakian yang seharusnya menyenangkan justru berakhir dengan tragedi menggemparkan.
Perjalanan ke Gunung Gede dan Kejadian Aneh yang Dimulai di Cibodas
Melansir dari idntimes.com, Maya dan Ita berencana mendaki Gunung Gede sebagai bagian dari liburan sekolah. Mereka tidak berdua, tetapi ditemani kakak Maya dan empat orang lainnya.
Semula, perjalanan berlangsung lancar hingga mereka beristirahat di basecamp Cibodas.
Pada dini hari sekitar pukul tiga pagi, Ita mengaku bahwa dirinya sedang datang bulan, yang menurut kepercayaan sebagian orang dapat mengundang gangguan gaib di gunung.
Maya pun menyarankan untuk membatalkan pendakian, tetapi Ita bersikeras melanjutkan.
Namun, sebelum melanjutkan perjalanan, Ita mengalami kejadian aneh di kamar mandi basecamp. Ia sempat terkunci di dalam dan ketika berhasil keluar, wajahnya pucat dan ketakutan.
Gangguan Mistis Saat Pendakian Berlangsung
Meski Maya merasa tidak nyaman, Ita tetap ingin meneruskan perjalanan. Selama pendakian, Maya beberapa kali melihat sosok makhluk halus di sekitar mereka.
Keanehan semakin menjadi ketika Ita mulai lemah, sering muntah, dan menunjukkan tanda-tanda seperti akan kesurupan. Maya berulang kali mendengar suara halus yang memerintahkannya turun.
Namun, Ita justru semakin keras kepala dan memilih untuk melanjutkan perjalanan ke atas. Saat berhenti di Telaga Biru untuk beristirahat, Ita tiba-tiba kesurupan dan berusaha mencekik Maya.
Teman-teman mereka berusaha melerai, tetapi Ita kemudian dirasuki sosok pria tua yang tampaknya merupakan salah satu penunggu di Gunung Gede.
Teror di Surya Kencana
Setibanya di Surya Kencana pada malam hari, mereka segera mendirikan tenda. Kondisi Ita semakin buruk, dan Maya pun meminta bantuan dari seorang pria yang berkemah di sana.
Pria itu bersama Indra, kakak Maya, mencoba menenangkan Ita dengan membacakan adzan di telinganya. Di tengah kondisi yang mencekam, Maya menyadari celana Ita basah karena darah, dan segera membantunya mengganti pakaian.
Ita sempat menunjukkan tanda-tanda membaik, tetapi kemudian mengucapkan kalimat yang membuat semua orang merinding: “Kayaknya ini tempat terakhir gua.”
Namun, seolah tak menyadari ucapannya, Ita melanjutkan dengan santai, “Kan kita mau pulang?”
Kematian Ita dan Misteri yang Terungkap
Setelah turun dari Gunung Gede, Maya dan Ita kembali ke rumah masing-masing. Namun, tak lama kemudian, Ita jatuh sakit. Ketika Maya mengunjunginya, Ita berada dalam kondisi kesurupan dan harus dibawa ke rumah sakit.
Dokter kesulitan menemukan penyebab penyakitnya, dan dalam beberapa hari, kondisinya memburuk hingga akhirnya Ita meninggal dunia. Kematian Ita meninggalkan misteri.
Menurut keluarganya, Ita pernah disantet mantan pacarnya agar tidak betah di rumah. Untuk menangkal efeknya, ia harus membuang sesuatu di gunung.
Maya menduga bahwa Ita telah membuang benda itu di Telaga Biru, yang mungkin menjadi pemicu rentetan kejadian gaib selama pendakian mereka.
Kini, kisah nyata yang dialami Maya Azka ini diadaptasi menjadi film Petaka Gunung Gede, yang mulai tayang di bioskop pada 6 Februari 2025. (Dari berbagai sumber)