By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Perpres Baru, Kebudayaan Penggerak Pembangunan 2025-2045
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Berita > Perpres Baru, Kebudayaan Penggerak Pembangunan 2025-2045
BeritaWarisan Budaya

Perpres Baru, Kebudayaan Penggerak Pembangunan 2025-2045

Ridwan
Last updated: 11/01/2025 15:09
Ridwan
Share
4 Min Read
Foto: setneg.go.id
SHARE

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK) untuk periode 2025-2045.

Peraturan ini menjadi tonggak penting upaya pembangunan kebudayaan nasional, yang mengintegrasikan kebudayaan sebagai pilar utama menuju Indonesia lebih bahagia dan sejahtera.

Melansir Infopublik.id, Perpres ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan akan dokumen strategis kebudayaan jangka panjang.

Dokumen ini tidak hanya fokus pelestarian warisan budaya, tetapi juga mengembangkan kebudayaan sebagai penguatan identitas nasional dan kontribusi Indonesia di kancah global.

Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Visi besar RIPK 2025-2045 adalah “Indonesia Bahagia Berlandaskan Keanekaragaman Budaya yang Mencerdaskan, Mendamaikan, dan Menyejahterakan”.

Visi ini menekankan bahwa kebudayaan merupakan aset nasional yang harus dijaga, dikembangkan, dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik pada Senin (14/10/2024), menekankan bahwa kebijakan ini menjawab tantangan globalisasi dan perkembangan zaman.

“RIPK 2025-2045 bukan sekadar tentang pelestarian budaya, tetapi juga tentang bagaimana budaya dapat digunakan sebagai kekuatan pendorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini sangat relevan dengan kebutuhan kita saat ini, di mana interaksi lintas budaya dan diplomasi internasional berbasis budaya semakin penting,” ujar Hilmar.

Dalam RIPK, terdapat tujuh misi utama, yaitu:

  1. Menyediakan ruang bagi keragaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi lintas budaya untuk memperkuat inklusivitas.
  2. Melindungi dan mengembangkan nilai serta ekspresi budaya tradisional, memperkaya kebudayaan nasional melalui warisan leluhur.
  3. Memanfaatkan kekayaan budaya untuk meningkatkan posisi Indonesia di dunia internasional, terutama melalui diplomasi budaya.
  4. Menggunakan objek Pemajuan Kebudayaan untuk kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya.
  5. Mendorong kebudayaan yang melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat ekosistem budaya berkelanjutan.
  6. Mengupayakan reformasi kelembagaan dan penganggaran untuk mendukung Pemajuan Kebudayaan agar lebih efektif dan efisien.
  7. Meningkatkan peran pemerintah sebagai fasilitator Pemajuan Kebudayaan, dengan memberikan ruang partisipasi aktif bagi masyarakat.

Hilmar juga menjelaskan bahwa RIPK ini menjadi landasan kebijakan kebudayaan selama 20 tahun ke depan. Salah satu inovasi dari RIPK 2025-2045 adalah penggunaan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) sebagai alat ukur keberhasilan kebijakan.

Pada tahun 2023, IPK Indonesia mencapai 57,13 poin, dan targetnya akan meningkat menjadi 68,15 poin pada tahun 2045.

“IPK ini adalah tolok ukur penting dalam menilai sejauh mana kebijakan kebudayaan kita berhasil menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Kami optimis bahwa target tersebut dapat dicapai,” lanjut Hilmar.

Selain itu, RIPK juga akan diimplementasikan melalui Rencana Aksi Nasional (RAN) Pemajuan Kebudayaan yang diperbarui setiap lima tahun. Aspek penting lain dari RIPK adalah tiga arah kebijakan utama yang mencakup:

  1. Menjamin kebebasan masyarakat untuk memelihara dan mengembangkan nilai budayanya secara partisipatif dan inklusif.
  2. Mengelola Objek Pemajuan Kebudayaan dan cagar budaya secara berkelanjutan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengaruh Indonesia di dunia internasional.
  3. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintah sebagai fasilitator Pemajuan Kebudayaan.

Hilmar menekankan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam pelaksanaan RIPK. Daerah diharapkan aktif menyusun program kebudayaan yang selaras dengan kebijakan nasional. Partisipasi aktif masyarakat dan komunitas budaya menjadi kunci keberhasilan RIPK ini.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan, RIPK 2025-2045 diharapkan dapat membawa kebudayaan menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

You Might Also Like

Pemkab Sleman Luncurkan Aplikasi Informasi Warisan Budaya

Petualangan Becak, Dari Jepang ke Indonesia Hingga Yogyakarta

Perpaduan Seni Gerak dan Vokal dalam Kesenian Rudat Banten 

Pemerintah Pastikan Jalan Nyaman di Liburan Tahun Baru 2025

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Ridwan
Content Editor
Previous Article Legenda Gunung Merapi: Pertarungan Dua Empu Sakti
Next Article TNBTS Prioritaskan Kelestarian Alam dan Budaya
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?