Pariwisata

Taman Singkir, Ruang Publik Serbaguna di Salatiga

Taman Tingkir Salatiga, berlokasi di wilayah Klumpit, Kelurahan Sidorejo Kidul ini merupakan ruang publik yang penting bagi masyarakat setempat. Selain sebagai ruang hijau, taman ini sering digunakan untuk rekreasi, olahraga, hingga mengadakan berbagai acara komunitas, konser, dan festival budaya. Latar belakang pembangunan ini karena didorong oleh kebutuhan ruang hijau dan ruang publik yang dapat dinikmati […]

Oleh Anisa Kurniawati

Taman Singkir, Ruang Publik Serbaguna di Salatiga
Foto: tourism salatiga
Diterbitkan

Taman Tingkir Salatiga, berlokasi di wilayah Klumpit, Kelurahan Sidorejo Kidul ini merupakan ruang publik yang penting bagi masyarakat setempat. Selain sebagai ruang hijau, taman ini sering digunakan untuk rekreasi, olahraga, hingga mengadakan berbagai acara komunitas, konser, dan festival budaya. 

Latar belakang pembangunan ini karena didorong oleh kebutuhan ruang hijau dan ruang publik yang dapat dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat setempat. Dengan lokasinya yang strategis, Taman Tingkir merupakan tujuan rekreasi yang populer di kota Salatiga. 

Tidak hanya untuk penggunaan umum sehari-hari, taman ini juga seringkali dijadikan sebagai lokasi untuk mengadakan acara komunitas, seperti konser, festival budaya, dan lain sebagainya. Hadirnya taman ini memberikan ruang untuk rekreasi, interaksi sosial, dan edukasi lingkungan.

Berlokasi di Jalan Tritis Sari No.17, Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, ada banyak hal yang bisa dilakukan di Taman Tingkir. Dilansir dari laman, tourism.salatiga.go.id, taman ini dibangun sekitar tahun 2011, kemudian dibuka untuk umum pada tahun 2016.

Secara konsep, taman ini dibangun dengan berbagai macam prinsip hijau sebagai langkah untuk melestarikan alam. Hal ini dapat dilihat dari lokasi yang dipenuhi pohon dan tanaman hijau. Selain itu, tempat pembuangan sampah ini juga menerapkan prinsip 3 R yaitu, reduce (mengurangi), reuse (menggunakan ulang), dan recycle (mendaur ulang). 

Ada berbagai fasilitas penunjang untuk berbagai macam aktivitas. Mulai dari jalur pejalan kaki yang nyaman dan aman, area bermain untuk anak-anak, tempat duduk yang nyaman tersebar di seluruh area taman sehingga pengunjung dapat mudah menikmati suasana sekitar. 

Selain itu, Taman Tingkir juga dilengkapi dengan fasilitas olahraga voli, yang memungkinkan pengunjung untuk berolahraga sambil bersenang-senang. Fasilitas olahraga yang lain yaitu area joging yang nyaman. 

Taman ini juga menyediakan area khusus untuk kegiatan outdoor yang cocok digunakan untuk aktivitas edukatif dan rekreatif. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai jajanan kaki lima dan warung makan. Sehingga dapat lebih santai ketika menghabiskan waktu di taman.  

Taman Singkir Salatiga terbuka untuk umum dan beroperasi selama 24 jam. Untuk masuk ke area ini sendiri tidak dipungut biaya. Namun, tetap ada biaya parkir yang berlaku, sesuai dengan tarif parkir pada umumnya. (Ditulis dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata01 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati