Berita

Titiek Puspa Dianugerahi Penghargaan Khusus dalam Peringatan Hari Kartini 2025

Dalam rangka peringatan Hari Kartini 2025, mendiang seniman legendaris Indonesia, Titiek Puspa, menerima penghargaan khusus atas dedikasinya yang luar biasa dalam dunia seni dan budaya tanah air. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bersama Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Nannie Hadi Tjahjanto, dalam acara yang […]

Oleh Anisa Kurniawati

peringatan hari kartini
Putri almarhumah Titiek Puspa, Petty Tunjungsari memberikan kata sambutan pada peringatan Hari Kartini 2025 di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta. Foto: InfoPublik
Diterbitkan

Dalam rangka peringatan Hari Kartini 2025, mendiang seniman legendaris Indonesia, Titiek Puspa, menerima penghargaan khusus atas dedikasinya yang luar biasa dalam dunia seni dan budaya tanah air.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bersama Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Nannie Hadi Tjahjanto, dalam acara yang berlangsung di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Putri mendiang Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, hadir menerima penghargaan mewakili sang ibu. Dengan penuh haru, Petty menyampaikan rasa bangga sekaligus emosinya di hadapan para perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia.

“Beliau pasti bangga, terutama melihat saya, anaknya, berada di antara wanita-wanita perkasa yang berani menghadapi tantangan dan mengubahnya menjadi peluang,” kata Petty

Ia juga mengutip salah satu pesan khas sang ibu, “Ada salam cinta dan doa,” sebagai warisan yang senantiasa dikenangnya. Petty turut membandingkan semangat perempuan Indonesia masa kini dengan keteladanan ibunya yang dikenal gigih, penuh cinta, dan tulus dalam berkarya.

Baca juga: Titiek Puspa, Legenda Abadi di Panggung Musik Indonesia

Dalam sambutannya, Petty mengenang masa-masa setelah kepergian sang ibu sebagai momen penuh cinta dari masyarakat. Ia mengungkapkan, dalam 10 hari setelah wafatnya Titiek Puspa, ribuan ucapan duka dan kenangan mengalir melalui lagu, puisi, hingga pesan di media sosial.

“Mama, benih langit apa gerangan yang kau tanam, sehingga kami anak, cucu, cicitmu menuai tsunami cinta kasih?” ucap Petty, mengenang pesan mendalam yang ditujukan untuk ibundanya.

Titiek Puspa wafat pada 10 April 2025 di usia 87 tahun. Lahir di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan pada 1 November 1937, ia dikenal sebagai ikon seni Indonesia yang telah berkarya melintasi delapan era kepemimpinan presiden. Dari era Sukarno hingga masa awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Penganugerahan ini menjadi bukti bahwa semangat dan nilai-nilai perjuangan Kartini terus hidup melalui karya dan dedikasi tokoh-tokoh perempuan hebat Indonesia. Acara peringatan Hari Kartini tersebut turut dihadiri ratusan perempuan inspiratif dari berbagai bidang, menegaskan bahwa warisan Titiek Puspa akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi masa depan.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati