Pariwisata

Wisata Hiu Paus Botubarani Gorontalo Terus Dijaga

Demi terus menjaga keberlanjutan ekosistem, serta mendukung konservasi hiu paus yang ada di Desa Botubarani, Pemerintah Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan PT Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) menyerahkan bantuan CSR pembuatan program dua rumpon plankton attractor. Penyerahan secara simbolis dilakukan Managing Direktur/CIO IFF, Ramadhan Harahap, bersama Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Ariyanto […]

Oleh Anisa Kurniawati

Wisata Hiu Paus Botubarani Gorontalo Terus Dijaga
Diterbitkan

Demi terus menjaga keberlanjutan ekosistem, serta mendukung konservasi hiu paus yang ada di Desa Botubarani, Pemerintah Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan PT Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) menyerahkan bantuan CSR pembuatan program dua rumpon plankton attractor.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Managing Direktur/CIO IFF, Ramadhan Harahap, bersama Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Ariyanto Husain, Sabtu (26/10/2024), di Wisata Hiu Paus, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Melalui kata sambutannya, Pj Gubernur mengatakan pembuatan dan pemasangan rumpon plankton ini tidak hanya akan berfungsi sebagai penunjang ekosistem, tetapi juga memberikan beberapa manfaat penting, seperti menambah feeding ground tidak hanya bagi hiu paus tetapi juga berbagai spesies ikan lainnya.

Selain itu, juga untuk menjaga kesinambungan atraksi wisata agar wisatawan selalu dapat menikmati keindahan bawah laut Gorontalo.

“Karena itu, kami pemerintah mengapresiasi sekaligus berterima kasih, khususnya kepada PT Indonesia Infrastruktur Finance serta pemangku kepentingan lain dalam merealisasikan rumpon ini. Kerja sama lintas sektor sangat penting dalam memajukan destinasi wisata kita, sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem,” kata Rudy.

Lebih lanjut, Deputi IV Kemenko RI itu menyampaikan bahwa dengan terus memperbaiki serta meningkatkan wisata Hiu Paus yang saat ini menjadi ikon Gorontalo, pemerintah menaruh target pergerakan wisatawan hingga 2,6 juta pengunjung di tahun 2024 ini. Hal ini juga diharapkan berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi daerah.

“Kepada masyarakat sekitar juga saya mengajak untuk sama-sama menjaga ekosistem ini dan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap wisatawan. Fasilitas ini diharapkan dapat memperbanyak jumlah plankton di perairan Botubarani, sehingga mendukung keberadaan hiu paus,” tuturnya.

Sebelumnya, pada bulan Agustus yang lalu, dua buah rumpon juga telah diberikan oleh PT Astra Internasional guna mendukung kawanan hiu paus yang ada di Desa Wisata Botubarani

TopikPariwisata
Pariwisata02 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati