Berita

Wonosobo Gaungkan Budaya Digital Bertanggung Jawab Lewat Forum Nasional

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang digital yang aman, adil, dan terpercaya melalui penyelenggaraan Digital Leadership Forum 2025 dengan tema “Menggugah Kesadaran dan Kepedulian Perlindungan Data Pribadi.” Acara yang digelar secara hybrid pada Kamis (24/4/2025) ini diikuti sekitar 65 peserta secara luring dari unsur Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Bagian, Direktur BUMD, dan […]

Oleh Achmad Aristyan

Wonosobo Gaungkan Budaya Digital Bertanggung Jawab Lewat Forum Nasional
Digital Leadership Forum 2025. Foto: website.wonosobokab.go.id
Diterbitkan

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang digital yang aman, adil, dan terpercaya melalui penyelenggaraan Digital Leadership Forum 2025 dengan tema “Menggugah Kesadaran dan Kepedulian Perlindungan Data Pribadi.”

Acara yang digelar secara hybrid pada Kamis (24/4/2025) ini diikuti sekitar 65 peserta secara luring dari unsur Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Bagian, Direktur BUMD, dan Sekretaris Daerah.

Sementara itu, secara daring, kegiatan ini turut melibatkan Kepala Puskesmas, Satuan Pendidikan, Kepala Desa, lembaga swasta, hingga masyarakat umum dari seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi era digital yang kian kompleks dan dinamis.

Pemkab Wonosobo Lantik 306 PPPK dan 61 CPNS, Tegaskan Komitmen ASN Berintegritas dan Profesional

Ia menyoroti urgensi membangun kesadaran kolektif atas perlindungan data pribadi di tengah maraknya kejahatan siber.

“Transformasi digital yang begitu cepat bukan hanya membawa manfaat besar, tetapi juga risiko. Kasus pencurian data dan penipuan digital yang marak harus menjadi alarm bagi kita semua. Saatnya kita membangun kesadaran dan budaya digital yang aman dan etis,” tegas Andang.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perlindungan data pribadi bukan sekadar urusan regulasi dan teknologi, melainkan merupakan budaya kolektif yang harus ditanamkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Data pribadi adalah hak pribadi. Kita semua harus menjaga, menghormati, dan melindunginya. Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen kuat dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, terutama dalam pelayanan publik,” imbuhnya.

Andang juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan digital yang bijak.

“Mari terus belajar, berbenah, dan berkolaborasi untuk menciptakan ruang digital yang memberikan manfaat, melindungi hak, dan menjamin keamanan masyarakat Wonosobo,” pungkasnya.

Komitmen Pemkab Wonosobo terhadap perlindungan data pribadi ini dinilai sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong tata kelola digital yang beretika dan transparan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, dalam laporannya menjelaskan bahwa forum ini dirancang untuk memperkuat kesadaran lintas sektor terhadap pentingnya menjaga data pribadi.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman terhadap regulasi dan meningkatkan kapasitas praktis pengelolaan data pribadi. Dengan kolaborasi dari semua pihak, kita bisa menciptakan ekosistem digital yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Fahmi.

Indonesian Wave, Strategi Baru Fadli Zon Perkenalkan Budaya Nusantara

Forum ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang memberikan pembekalan mendalam, mulai dari kerangka hukum nasional hingga strategi implementasi perlindungan data di lingkup pemerintah daerah dan institusi publik.

Dwi Kardono, Sandiman Ahli Madya dari Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi III BSSN, memaparkan urgensi perlindungan data pribadi di tengah laju digitalisasi yang pesat.

Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan data.

“Menjaga data bukan hanya soal teknis keamanan, tapi juga soal kepercayaan publik. Kita harus menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data agar masyarakat merasa terlindungi,” jelas Dwi.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Pemkab Wonosobo dalam memperkuat tata kelola digital yang berkelanjutan, partisipatif, dan berbasis hak-hak digital warga negara.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan