Berita

Aceh Barat Tetapkan Lima Cagar Budaya Bersejarah

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Aceh Barat menetapkan lima situs bersejarah sebagai cagar budaya di wilayah itu. Penetapan ini dilakukan dalam sidang yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat. Lima situs yang ditetapkan mencakup Makam Teuku Umar, Masjid Tuha Meugo, Quran Kuno Panton Reu, Makam Pocut Baren, dan Masjid Tuha Gunung Kleng. Ketua TACB […]

Oleh Anisa Kurniawati

Aceh Barat Tetapkan Lima Cagar Budaya Bersejarah
Foto: Infopublik.id
Diterbitkan

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Aceh Barat menetapkan lima situs bersejarah sebagai cagar budaya di wilayah itu. Penetapan ini dilakukan dalam sidang yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat.

Lima situs yang ditetapkan mencakup Makam Teuku Umar, Masjid Tuha Meugo, Quran Kuno Panton Reu, Makam Pocut Baren, dan Masjid Tuha Gunung Kleng.

Ketua TACB Aceh Barat, Rahmad Syah Putra, Jumat (15/11/2024), menyebut bahwa hasil sidang ini akan segera disahkan melalui Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Aceh Barat.

“Penetapan ini adalah tahap penting sesuai amanat UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Ke depan, kami berharap adanya pendataan tambahan untuk situs lainnya pada 2025,” ujarnya dikutip dari Infopublik.id.

Baca juga: Upacara Adat Peusijuek, Tradisi Syukuran Masyarakat Aceh

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan budaya di daerah tersebut. “Kami akan segera menerbitkan SK untuk pengesahan penetapan ini dalam dua pekan,” kata Azwardi, seraya menambahkan bahwa Aceh Barat memiliki kekayaan sejarah, budaya, hingga kuliner khas yang perlu dilestarikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Kartika Eka Sari, turut mengapresiasi pelaksanaan sidang ini sebagai upaya memajukan kebudayaan daerah. “Ini adalah langkah konkret dalam melestarikan cagar budaya. Kami akan terus mendata objek kebudayaan di Aceh Barat untuk mendukung pemajuan kebudayaan,” tuturnya.

Penetapan ini dilakukan oleh TACB Aceh Barat yang diketuai oleh Dr Rahmad Syah Putra, MPd MAg, dengan anggota di antaranya Jovial Pally Taran (Sekretaris), Dr. Muhajir Al-Fairusy, Riky Furqan, dan Mariza Rahmadani.

TopikBerita
Berita16 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati